Monday, August 10, 2015

Terima Kasih, Andela Yuwono #TerimaKasihAndela

10 Agustus 2015 menjadi hari yang berat. Siang hari, Ace dan Center dari tim T, Andela Yuwono, melalui akun twitter resminya, mengumumkan pengunduran dirinya. Diperkuat oleh pengumuman oleh Official Team pada 04 September 2015


Hal ini memukul kami dengan telak. Walau kami berusaha menerimanya, sebagian kecil hati kami bertanya kenapa. Andela yang sejak Hari Pertama sangat bersemangat dan passionate, justru berhenti setelah 1 tahun.

Pembaca tentu ingat tahun lalu setelah Shonichi Pajama Drive kami memprediksi bahwa Andela akan menjadi jangkar dari generasi 3. Saat itu kami berpikir Andela akan berkarir lama di JKT48 serta mungkin, MUNGKIN menurunkan Melody dari posisi center abadi dan menjadi muka baru JKT48. Jujur kami punya banyak harapan ke anak ini

Tapi apa daya? Setelah sempat dirumorkan menjadi center single ke 11, Andela memutuskan untuk mundur dari JKT48.

Tidak ada lagi kegombalan Andela yang khas di MC
Tidak ada lagi aksen medhok nya yang disayangi para fansnya
Tidak ada lagi panah yang meluncur di setiap perkenalan sang srikandi cantik

Light Unit pun bertanya, Apa yang salah dari cara kami mendukungnya? Memang kami keras dalam mengkritik, tapi kami kritik untuk kebaikan dia. 

Apakah karena kami selalu mention yang kasar ketika dia tidak perform dan merumorkan yang tidak-tidak walaupun itu dimaksud untuk seru-seruan saja?

Apakah karena tulisan kami yang mancing tubir di blog mengenai dia jadi center dan mengungkap banyak yang membencinya?

Apakah karena kami tidak mencegah pemberi jari tengah saat mereka theater?


So many question. tanpa jawaban yang pasti.

Yang jelas kami merasa bersalah kepada dia. Maukah kamu memaafkan kami, Andela?

Ingin sekali kami bertemu dengan Andela untuk terakhir kalinya sebagai member JKT48. Akankah dipenuhi oleh JOT tanggal 17 nanti?

kalau mau buka rahasia, kami sejak 2 mei sudah mempersiapkan dana untuk Andela demi meraih impian yang ia nyatakan saat terpilih menjadi posisi 4 di JKT48, yaitu pada Sousenkyo berikutnya, ia ingin menjadi center. Sayangnya, melihat Andela di posisi 0 didampingi Melody, Veranda dan lainnya mungkin tinggal impian.

Kalo boleh jujur, kami gak rela perjuangan dia berhenti begitu saja. Kami terus melihat dia di atas panggung bersama tim T. memang setiap member akan ada yang namanya lulus, tapi kami tidak menyangka akan secepat ini.

Untuk Andela, terima kasih udah memberikan kami kenangan selama 1 tahun ini. It was short, but it was fun. Makasi untuk setiap hitouch yang selalu berkesan, senyuman yang kamu lemparkan pada kami ketika bertemu di luar theater. Terima kasih telah bikin kami gesrek saat konser peluncuran Gingham Check, Setiap theater, baik Pajama maupun #TewoTeran. Setiap Panah yang kamu luncurkan. Serta kenangan baik 2shot maupun HS.

Walaupun sebentar, terima kasih telah memberikan kami dunia mimpi yang luar biasa, mimpi dimana tim T sebagai tim termuda sanggup bersaing toe-to-toe dengan tim-tim tetangga.

Semoga kamu cepat sembuh dan sukses kuliah dan karirnya nanti. Maaf banget kalo selama mendukung kami suka membuat pernyataan yang tak berkenan di hatimu


Salam,


Light Unit

Thursday, July 09, 2015

Rumor Single ke 11 JKT48 Ungkap Kebencian Fans

Tanggal 8 Juli kemarin rumor mengenai single ke 11 JKT48 dihembuskan oleh beberapa fanbase. Seperti tahun-tahun sebelumnya, single ke 11 ini dirumorkan akan mengadaptasi single yang merupakan hasil dari SSK AKB48, yaitu Halloween Night. Rumor ini juga mencakup Center untuk Single tersebut.

Rumor ini secara langsung mengungkap sesuatu yang tidak diduga: Andela bukanlah sosok yang disukai oleh para fans (Diluar Andelaice dan Fans Gen 3 tentunya)

Bisa terlihat sekali dari twit2 dan komen ini 





Kesuksesan fans Andela membawa ia menembus dominasi senior di Sousenkyou JKT48 Mei lalu ternyata tidak berbanding lurus dengan jumlah fans yang menyukai dia. Banyak rumor yang terdengar mulai dari dia 'diberikan' posisi nomor 4 di SSK, sampai yang barusan (yang padahal baru rumor) bahwa dia beli posisi center.

Pembaca setia blog kami pasti tahu bahwa kami sangat menyukai penampilan Andela saat memimpin timnya di theater. Karena itu pula kami sedih begitu tahu banyak fans yang membencinya. Padahal ini baru rumor. Dan ini menunjukkan betapa kuatnya tembok antar tim/gen yang ada di JKT48.

Memang kami subjektif dengan bilang Andela bagus. Itu memang pendapat kami. Tapi kami rasa gak adil kalau dia sudah di dub 'tidak pantas' jadi center padahal belum di coba. Padahal di TwT, dia membawakan unit sakral dan rata2 fans yang menonton suka.

Kenapa pada benci? kami tak habis pikir. Apa karena staminanya lemah dan saat ini sedang sakit jadi tidak dianggap pantas? Apa karena dia masih relatif baru sehingga tidak dianggap layak jadi center?

Leave your thought down in the comment section! Mari kita debatkan kenapa Andela menuai kebencian fans dan kenapa dia tidak layak jadi center single? Dancenya jelek? Suaranya jelek?

NB: Supaya kamu tahu aja Ndel, kami mendukungmu sepenuhnya untuk meraih mimpimu jadi Center JKT48!

Sunday, May 31, 2015

Shani Shines Brightly: Te wo Tsunaginagara May 31st, 2015 [14:00/19:00]

Holla, back with another review from Team T. This time we will be focusing on one of the Members, Shani Indira Natio.


Shani Indira Natio

It is pretty well documented how much we love Shani's game. Since day one we've been saying she may be the Veranda of Generation 3. I mean, getting us to love her performance in Temodemo no Namida is NOT an easy task by any mean. That being said, lately, she has really been stepping up her performance. Little adjustments were made to get the audience to pay close attention to her, either that is her super mean bullying MC or in songs. And it pays off, BIG TIME!

Then, she was finally given the chance that she used to have back in her days during Pajama Drive, to be the center of team T setlist. This time, we feel like she has an uphill battle because Te wo Tsunaginagara is a crazy-hard setlist filled with naughty borderline perverted songs, cute songs, nonsense songs, and powerful songs

Incredibly, Shani did really well as the center of Te wo Tsunaginagara. Of course, she cannot match Andela who, by far, is more experienced with this setlist center position and sets insanely high standard for anyone filling in for her.

However, Shani give this setlist a different feel. With Andela, some of the songs like Innocence or Mango No. 2 feel a little on the flirtatious side. With Shani, same songs feel more 'jual mahal' hahahah.

With Shani being center, we finally get a chance to see her doing Ame no Pianist (one of our members asked Shani on G+ if she wanted to try Ame no Pianist). As stated above, she owns that song in a different way. Andela's Ame no Pianist is rather Dark and Vicious. With Shani however, that song feels more elegant like a Lady.

Now that we think about it, maybe that is the one quality that Shani possess. We remember back to the second 'Mulai Sekarang Sungguh2' event that she made the usually full of energy Renai Kinshi Jourei become more lady like. She just have that charisma of a lady. Then again she can be extremely cute when she wants to, proven with her Original unit, Wimbledon e Tsurette Itte.

Maybe she is the Veranda of Generation 3. Rather out of the spotlight, but noticed by a lot of people. When her number is called, she's gonna step up and provide what her team needs. Veranda did that during Renai Kinshi Jourei days when no one is available for the Center of Renai Kinshi Jourei song, or when she was called to fill in for Melody back in their Pajama Drive days.

For those who follows team T closely, We suggest you keep a close eye on Shani. Who knows, we may be seeing a legend in the making. Together with Andela and Michelle, Shani will form the big three of Team T.

Well, there you have it guys, another short rant from us. As always feel free to leave comments down below or mention us directly on twitter (@Light_Unit). Thanks for reading, and as always, we will see you in the next post!

-Light-

Thursday, May 14, 2015

Team T: No Ace, No Problem [14052015 14:00/19:00]

Holla, kembali bersama kami di review show dari JKT48 team T. Kali ini kami akan review singkat show dengan shuffle member besar-besaran. Mungkin shuffle paling signifikan sepanjang sejarah tim T.

Selama ini, tim T relatif lengkap membernya, hanya menyelipkan Trainee secara berkala untuk menggantikan member yang tidak bisa tampil karena kegiatan/sakit. Tapi khusus 2 hari (13-14 Mei 2015), team T terpaksa memasukkan 5 member trainee sekaligus karena kegiatan JKT48 untuk 5 member tim T. Tak main-main, posisi yang digantikan merupakan posisi penting di Te wo Tsunaginagara, posisi Andela, Michelle, Shani, Elaine dan Desy.

Hebatnya, walau bisa dibilang mereka tampil dengan member 'cadangan', kualitas show tidak drop terlalu jauh. Walau, tentu saja, show tidak sebaik apabila ke-lima member tersebut tampil, setidaknya shownya tidak drop ke level 'cukup'.

Ada beberapa kunci kenapa tim T bisa mempertahankan level mereka walau member-member utama dibangkucadangkan. Walau secara keseluruhan semua member meningkatkan performnya untuk mengisi kekurangan member utama, tapi member berikut paling signifikan

1. Chika

Member yang sangat Durable ini sejak setlist Pajama Drive telah mencuri perhatian banyak orang karena bertindak sebagai double team untuk tim Merah dan Putih. Penampilannya yang konsisten dan eksplosif membuat banyak orang terpana. Dan pada kesempatan ini, ia mendapat posisi cukup depan untuk mendemonstrasikan bahwa dia patut diperhitungkan sebagai ace team T, Kemampuan bernyanyi dan Koreografinya keren banget

2. Anin

Si adik impian yang mulai (sok) dewasa. Tapi justru lagaknya yang sok seksi ini jadi daya tarik utamanya karena mukanya yang masih anak kecil. Ketika monolog Mango no. 2, "Ah" nya dibikin sok seperti desahan hahaha

Tapi dibalik kelakuan diluar umurnya dia, tersimpan potensi yang besar. Walau menempati posisi baru sebagai Center Wimbledon e Tsurette itte (dengan partner-partner yang relatif baru juga) ia mampu sinkron dengan rekan-rekan barunya. Gak terlalu jauh dari Wimbledon biru asli, Shani. (malah tadi dibercandain Andela, "Shani kok kamu jadi Pendek" hahahaha)

3. Angel

Kalo pertama liat Angel MC, kesannya bocah banget ya, karena suaranya yang cempreng dan (karena nadanya) manja. Jujur aja kita kaget dia di plot jadi backup Michelle. Tapi ternyata dia cukup baik bawain Glory Days, walaupun feel Glory Days nya jadi bocah hahaha.

4. Feni

Yah, kira-kira sama sama Angel, kalo liat dia bocah banget. Apalagi ketawanya. haha. Tetap saja ternyata dia salah satu member yang mengejutkan. Secara teknis, Wimbledon memang bisa dibilang cocok buat dia, tapi, mungkin karena gak biasa, kita jadi udah terkunci dia di Choco no Yukue. Untuk ukuran baru 3 kali bawa Wimbledon, dia oke banget

5. Nina

Si cengo.... jujur kalo liat dari Pajama Drive dia yang cuma main di Tenshi no Shippo, gak nyangka dia akan jadi under untuk lagu Imba macem Ame no Pianist/Kono Mune no Barcode. Tampang slengean pas MC dia ilang sama sekali saat membawakan dua lagu itu, digantikan dengan Nina yang Bengis (lol) untuk Ame no Pianist dan Nina si galau untuk barcode. Setelah Yukka, mungkin dia adalah salah satu member yang paling versatile di Gen 3.

6. Tya

Ratu Api.... dengan dance yang menyentak dan semangat yang membara (pardon the pun), dia sukses membakar theater. Walau Ame no Pianist tanpa Andela bisa dibilang Unit Song terlemah di TwT (karena yang bawa semuanya mantan Junshu, jadi feelnya cuma seksi aja. gak ada feel kelam), tapi Innocence dengan center Tya jadi Innocence level elit. Cetar banget hahaha.

7. Sofia

Si penyuka warna pink yang berotot. Di plot sebagai Under untuk Anin, dia bisa membuat Wimbledon dia wimbledon  yang berbeda, tapi masih bisa mempertahankan feel yang selalu anin bawakan. a great backup, tapi kita yakin dia masih punya banyak untuk diberikan. Lain kali jangan nahan diri lagi ya :)

8. Farin

Terakhir, Farin. Si tembem ini mungkin banyak di overlook oleh fans, but she can sing.... Karena itulah dia di plot sebagai under Chika. Tinggal menunggu waktu sampai dia bisa 'lepas' dan gak malu-malu lagi. Jujur aja, sayang sebenernya dia sebagai salah satu 'opsi terakhir' JOT untuk mengisi show.

Supaya jelas saja, bukan hanya ke delapan member yang disebut yang tampil bagus. member yang sering di katain 'kresek lecek' (tau lah siapa) pun sudah mulai keluar dari cangkangnya. In fact, semua tampil bagus.

Memang, ada kelemahan di Ame no Pianist, karena tidak ada yang bisa menggantikan keganasan Andela di unit song itu. Di seluruh JKT48, hanya 1 yang mungkin bisa menggantikan dia secara total. Di team T, pengganti terbaiknya hanya bisa mendekati, tidak bisa menggantikan. Tapi kelemahan di Unit itu tertutup oleh performance di group song dan MC.

Dan yang menyenangkan, trainee di TwT TIDAK di kumpulkan di unit song 'sisa'. Mereka diizinkan perform unit sakral seperti Glory Days dan Ame no Pianist. (buat pembaca setia blog ini, pasti tau maksud kami apa hahah)

Yah, sekian dulu dari kami. Feel free to comment or mention us Directly at @Light_Unit

See you next time

-Light-

Monday, May 04, 2015

Pemilu 2015 JKT48

Holla
2 Mei 2015 kemarin, JKT48 mengumumkan jajaran member yang akan membawakan single dan coupling ke 10 JKT48 yang akan dirilis 27 Mei mendatang. Hasil dari pemilihan yang bisa juga disebut Pemilunya JKT48 ini cukup menarik. Terutama dengan jebloknya peringkat anak-anak andalan team KIII seperti Yona, Thalia, Hanna; tembusnya Sisil dan Uty yang awalnya diremehkan; bergesernya peta kekuatan di tim J dengan Melody turun dari tahta tertinggi; serta munculnya generasi baru perusak dominasi generasi awal (Center UG dari tim T dan ace dari tim T tembus posisi 5 besar)

Di sini, kami di Light Unit mengamati bahwa dalam minggu-minggu menuju pengumuman, yang terjadi bisa diramal berdasarkan kondisi ketiga tim itu sendiri.

1. Andalan-andalan KIII tidak mampu bersaing

KIII, kalo mau jujur, saat ini sedang mengalami fase terendah dalam masa mereka di JKT48. Bagaimana tidak, theater mereka, walau ada sentaisai sekalipun, masih lebih sepi daripada theater Tim T yang tanpa event apa-apa. Sentaisai Chikano Rina, theater tidak terisi penuh. 50 shownya Rina pun, bingo hijau hanya 12 dan biru hanya 6.

Kita gak tau kenapa tapi fans KIII tampaknya mulai meninggalkan mereka (mungkin terpengaruh kasus? 2 member mereka terjerat kasus pada masa pemilihan). Memang secara voting mereka masih bagus, tapi dukungan itu perlahan memudar.

Apalagi kalau melihat bahwa KIII hanya menempatkan 4 member di jajaran senbatsu. Udah gitu, posisi center UG pun gagal mereka rebut. sakitnya dobel hahaha. Plus, ke mana member2 seperti Acha, Della dkk?

P.S: Ace KIII yang masuk Kami7 pun menurut kami blunder dengan bilang "ingin membuat semua orang menyukai aku" That is impossible. Lagipula, dengan bilang gitu, dia menunjukkan kalo dia insecure

2. Tim J masih dominan, tapi mulai sombong

Tim J masih bisa dibilang sebagai penguasa JKT48. Tapi, ada tapinya nih. Ada dari mereka ada yang speechnya rada menyebalkan dan borderline tidak bersyukur. Misalnya: "walaupun hanya undergirls...", atau yang tipu-tipu "menemukan keluarga...." padahal kalo kena shuffle mau grad.

Memang mereka generasi yang membangun JKT dari nol. tapi mereka harus sadar kalo JKT itu gak hanya tim J. Yang masuk ke undergirls harus bersyukur bisa masuk, ada banyak member yang ingin banget masuk walaupun undergirls.

Terus kalo kena shuffle, jangan lari, tapi tampil dengan baik di tim baru. Bukannya justru dengan terpencar dari tim J yang lain bisa menunjukkan keunggulan mereka ketika mereka tampil di tim Baru? Apalagi selama ini mereka mendendangkan "tim terkuat itu J J J". Harusnya gak peduli di tim mana, mereka bisa menunjukkan yang terbaik. Lagian, bukannya harusnya JKT48 itu keluarga besar? bukan tim J 1 keluarga, KIII 1 keluarga, T 1 Keluarga, Trainee 1 keluarga

3. Gen 3 anak tiri, tapi berhasil merebut hati fans

Bisa dibilang Gen 3 adalah generasi yang gak beruntung di JKT48. Mereka tidak didukung fans karena kotak-kotakan BS. Untungnya, para ace dari generasi tiga telah membangun fanbase yang cukup solid untuk menembus 32 besar. 5 Andalan dari Generasi 3 yaitu Shani, Michelle, Desy, Elaine dan Andela berhasil menembus tembok dominasi senior.

Walau sedikit, tapi bisa dibilang ini pemilu yang sukses untuk mereka. Selain berhasil masukin 5 nama, center undergirls bisa mereka rebut dan ada 1 dari mereka berhasil menembus kami 7.

Sayang karena contoh yang gak baik dari kakak-kakaknya, mereka jadi kotak-kotakan juga. Terlihat di posting twitter dan speech yang tembus ke kami7. Walau begitu, kami melihatnya ini sebagai reaksi atas kotak-kotakan kakak-kakaknya.

Yang jelas, Tim T ini, ketika waktunya tiba, akan jadi penguasa JKT48. Apalagi sudah terang-terangan menantang ingin merebut posisi puncak di pemilihan berikutnya. Layak ditunggu ketika waktunya sampai nanti

Yah sekian dari kami. Buat yang gak sadar: Ya, ini artikel nyari ribut. silahkan kalo mau tubir di bagian komentar atau mention kami di  @Light_unit.

Sampai ketemu di artikel selanjutnya :)