Saturday, February 14, 2015

Return Match: Team J Dominates Boku no Taiyou

Holla. Kembali bersama kami di review terbaru. Kali ini kami akan mereview Special Project besutan tim J. Special Project ini digelar dalam rangka membayar dukungan fans tim J selama ini. Untuk kali ini kami berhasil nembusin 3 orang untuk nonton, tersebar di row 1 biru, row 3 biru, dan row terakhir hijau.

Bagi fans lama JKT48, tentu ingat bahwa lebih dari setahun lalu menjelang Senshuuraku Renai Kinshi Jourei, tim KIII memberikan special tribute untuk tim J dengan mementaskan Renai Kinshi Jourei, atau istilah yang populer di kalangan fans RK3J. 

Tentu saja, setelah event ini, banyak fans yang penasaran apa jadinya bila tim J mementaskan Boku no Taiyou, setlist KIII pada masa itu. Setelah lebih dari setahun, akhirnya tim J memenuhi permintaan fans tersebut dengan menggelar Team J Special Stage: Boku no Taiyou. Ini mengejutkan fans yang datang karena teori yang populer menjelang Special Stage adalah tim J akan kembali mementaskan Renai Kinshi Jourei. Here's how it went down

di Dreaming Girls, penampilan member diiringi tepukan penonton yang sangat kompak. J off to a good start. Walau pendek, penonton sangat menikmati lagu ini. wajar aja sih, ini setlist memang ngangenin.

Langsung dilanjutkan dengan 3 lagu energik yang menjadi ciri khas setlist ini (RUN! RUN! RUN!, Mirai no Kajitsu, Viva! Hurricane). Di ketiga lagu ini member tampil luar biasa. Beda dengan tim J yang biasanya kalem dan dewasa (wajar aja, setlist mereka RKJ ama DnT haha), mereka kali ini tampak muda. Apalagi member kaya Melody dan Veranda yang tampil eksplosif. Kita cuma berharap gak ada ACL yang robek karena seperti yang kita semua ketahui, Tim J itu lumayan Uzur dan lebih 'berisi' dibandingkan KIII (terbukti nanti di Unit Song Himawari HAHAHA). Jujur aja kita agak takut liat mereka loncat-loncat hehehe

Udah MC bentar (seperti biasa, MC nya rusak banget. emang dasar tim J kalo udah MC bikin penonton ngakak mulu) lanjut Unit Song. 

Yang pertama ada Idol Nante Yobanaide oleh Nabilah, Ghaida (HAHA), Delima, dan Sonia, Sumpah gak nyangka si Kamen dapet unit ini. Lucu sih, cuma karena ganteng, ya gitu deh. Lagu ini dimeriahkan oleh BD (Ayana Kinal Beby Gaby Shanju Beby). Kinal berotot banget malah jadi keliatan kaya Bodyguard HAHAHA

Yang kedua ada Boku to Juliet to Jet Coaster. Yang bawain Frieska dan Dhike dengan Veranda sebagai Center. Akhirnya bisa juga liat Veranda bawain ini. Sedikit Trivia, ini unit udah lama dia mau bawain (di MC theater pernah disebut). Jadi kebahagiaan tersendiri liat dia perform unit ini. Gerakannya pun badai banget. gak kalah ama center Himawari-Gumi, si Yuko hahaha

Lanjut ada Higurashi no Koi oleh mami ama anaknya, eh, maksudnya Melody dan Haruka. Entah kenapa jadi keinget 2nd Anniv. Dua-duanya bagus banget bawainnya. Melody malah lebih bagus bawain ini daripada bawain Bird (lah, malah tubir hahaha). 

Berikutnya keluar trio Shanju, Kinal, Sendy bawain Itoshisa no Defense. Shanju sebagai center di sini bagus. Kinal dan Sendy juga keren. 

Terus keluar salah satu lagu yang paling disukai para fans, Himawari. Yang muncul adalah Beby, Rachel, Ayana, Gaby. Oke juga. Nice change of scenery buat Beby yang biasanya bawain lagu rempong sekarang santai. Trivia, Beby ada di posisi Vienny, tapi bajunya baju Hanna. Gak muat kayanya bajunya heheheh.

Untuk 3 lagu berikutnya (Takeuchi-senpai, Sonna Konna Wake de, dan Deja Vu). Ya gitu deh. Tim J bawain dengan cukup baik. Gak kalah ama KIII. Malah salah satu dari kita yang bisa di bilang penggemar KIII pun bilang versi tim J lebih 'menggigit'

Untuk menutup main performance, ada Yuuhi wo Miteiru ka. Lagu adem yang biasanya dipimpin Veranda kalau 'keluar kandang' alias konser. Bagus dan cukup menyejukkan setelah tadi penonton panas. Jadi agak adem menjelang encore.

Tapi, adem itu cuma sementara. Encore dimulai dengan Laydown. Jujur aja, ini mungkin lagu puncak dari Special Stage ini. Dulu waktu tim J 'invasi' BnT nya KIII buat ngumumin shonichi DnT, banyak yang berharap Melody dan Veranda ikut Laydown walau akhirnya gak terwujud. 

Nah, kali ini, gak cuma yang jadi tamu, tapi semua tim J ikutan. Kecuali Beby, semuanya mulai dengan tidur-tiduran di panggung (hehe). Di lagu ini, penonton meledak semua. Terutama karena di tengah Lagu Veranda 'unleash her inner badass' (plus rambutnya digerai walau sebelumnya di ikat. Udah gitu pake di kibas-kibas sombong gitu). Wih. Belum lagi sepanjang lagu banyak adgean mantap dari member (gak usah di jelasin di sini. Liat aja sendiri hari Rabu nanti) 

Bukannya jelekin KIII, tapi versi mereka kalah jauh ama tim J. Bisa terlihat dari reaksi penonton selama lagu ini.

Udah setelah theater terbakar semangat pasca Laydown, lanjut dengan lagu yang menurunkan temperatur, BINGO! dan Boku no Taiyou. dua-duanya dibawain dengan semangat walau kita tau banget tim J udah kehabisan Energi. Tapi dengan insentif tambahan dari 'member ke-17', mereka masih tampil dengan level tinggi

Discussion Time!

Tanpa bisa dipungkiri, versi tim J bisa dibilang lebih baik dari pada KIII. Ini bukan karena KIII nya jelek, tapi J nya yang terlalu bagus. Dari 138 show BnT, adakah dimana theater sampe serapet kemaren sampe yang berdiri di deket FOH dan Row terakhir bisa bersentuhan? adakah yang Laydownnya sampe se 'gawat' tim J? 

Selain faktor performance, ada 2 lagi yang membuat Special Stage ini sukses. 

1. Timing. 
Kalau dulu RK3J dipentaskan ketika RKJ sendiri belum selesai. jadi bisa dibilang penonton gak begitu 'rindu' dengan RKJ. Beda dengan KIII, tim J mementaskan ini hampir setahun setelah BnT terakhir oleh KIII (Senshuuraku BnT adalah 22 Februari 2014). Jadi faktor 'kangen' itu sangat besar. Apalagi kode dari Shanju dan Beby merujuk ke RKJ alias sedikit yang nyangka bakal bawain BnT

2. Setlist
Setlist BnT ini dipentaskan cukup singkat. Dari zaman Kenkyuusei Generasi 2 sampai team KIII, setlist ini diperform dari Mei 2013 sampai Februari 2014 (10 bulan). Bandingkan dengan RKJ yang setahun. Memang Pajama Drive 1st Gen dan 2nd Gen lebih singkat. Tapi Pajama Drive terus di pentaskan setiap ada generasi baru, jadi dari faktor lama nya setlist di pentaskan, BnT paling singkat. Plus, sejak RK3J banyak yang menginginkan J membawakan BnT, jadi faktor kepuasan penonton J pasti lebih tinggi karena ini bisa dibilang 'request' mereka

Yah kira-kira itu saja yang bisa kami sampaikan. Kalau ada yang mau nyanggah, leave it down in the comment section atau langsung mention @Light_Unit

Sampai ketemu di tulisan selanjutnya! ^^

-Light-

Monday, January 26, 2015

REVIEW: Trainee Event "Mulai Sekarang Sungguh2" Part 2

Holla, kembali bersama kami di Review Event terbaru JKT48 Trainee Generasi 3

Setelah tertunda selama seminggu karena event Kalender Senbatsu lebih penting, akhirnya para Trainee Generasi 3 JKT48 bisa melaksanakan bagian kedua dari event mereka: "Mulai Sekarang Sungguh2"

Berbeda dengan part 1 di mana kami hanya mengirim 2 wakil karena yang lain verifnya bala, kali ini kami beruntung bisa mengirim 7 wakil dari 7 orang yang apply. jarang2 banget event besar gini kita bisa verif semua. heheh.Seperti biasa demi menghindari bala 1, bala semua, kami mencar bingonya. alhasil ada yang row 1 biru dan Hijau, row 6 dan 7 biru, dan ada 3 yang row 1 standing heheheh. gak papa karena emang mau liat dari semua sudut

Kondisi theaternya sendiri rame, cuma entah kenapa gak serapet waktu event part 1.Kageananya, tentu saja, siapa lagi selain Andela. cara ngomongnya yang khas bikin penonton ngakak duluan walau event belum bener2 mulai 

Untuk MC, seperti biasa kami gak akan bahas banyak2. paling pas ada yang lucu aja.Pertama dibuka dengan 3 lagu, Aitakatta, Kimi to niji to taiyou to, dan Flying Get. Gak gitu special, tapi khusus Flying Get, terasa lebih greget dari Senbatsunya. Mungkin karena mayoritas dari kita mengidolakan Andela heheh

Setelah ngobrol2 dikit alias gajelas, masuk ke Unit Song. dan gak main-main langsung RKJ yang keluar.... Shani sebagai center dengan Steffi dan Sisca sebagai sayapnya. RKJ mereka gak seeksplosif tim J (yaiyalah. Tim J ada Stella, Ve ama Beby).

Walau gitu, ada aura tersendiri untuk RKJ mereka. Kalo tim J itu lincah dan energik, RKJ yang punya gen 3 ini terkesan kalem dan sedikit lebih anggun. Yah, dengan Shani sebagai center mah, mau diapain HAHAHA. Steffi ama Sisca juga bagus. Steffi mungkin bisa lebih ditingkatkan energinya biar bisa sedikit nyaingin Veranda yang posisinya sama.

Berikutnya muncul Nage kiss, dibawakan oleh Farina, Feni, Indah, Manda, Andela, Elaine. Ini unit cukup menarik. 3 member dominan, Manda, Andela, dan Elaine justru mengambil 3 posisi belakang. Nice touch dengan menempatkan member2 non-mainstream di depan.

kemudian ada Ame no doubutsuen by Anin, Aurel,  Angel, Michelle, Sofia, Grace, Okta, Gimana ya kalo ini. Kayanya sama aja ama KIII. Cuma karena gen 3 gak pernah bawain, jadi terkesan lebih bagus.

Terus ada Gomenne Summer versi 7 orang. Ada Sisca, Andela, Michelle, Shani, Elaine, Nadse, Angel. Not Bad. Sayang duo centernya kaya berantem bukannya saling ngisi. Yang harusnya tangannya nempel malah ada jarak :p

Kemudian langsung Berturut2 Mirai no Kajitsu, Switch, Tsuki no Katachi. Oke lah. Switchnya masih kaya anak2. Mirai no Kajitsunya rada over, tapi Tsuki no Katachinya oke. Special note untuk Tsuki no Katachi, Andela gak ambil Posisi Melody tapi malah ambil Posisinya Veranda jadi dia agak hold back biar gak nutup yang lain. Agak aneh sih, tapi bolehlah hahaha. Tya ama Shani yang bagus banget. Yah, mereka kan udah pernah bawain langsung bareng ama tim J. Beda lah kelasnya

Kemudian ada Kimi no Boku no Kankei: (Nabilah, eh maksudnya Sisca dan Angel), Manatsu no Christmas Rose (Anin, Anggi, Aurel, Nina) dan Rider (Shani, Sisca, Desy, Grace, Tya). 3 lagu ini, ya gitu deh. Yang bagus cuma Shani aja di Rider :p 

lanjut ada Naki Nagara Hohoen De. Pertama cuma Cia, abis gitu ada Chika, eh taunya ada juga kakak kelasnya alias Rona hahaha. Mantep suaranya. Merinding dengernya. 

nah dari sini, bisa di bilang sesi "Notice Me, Senpai!" alias Chika dan Cia MC bentar ama Rona terus Cia gesrek sambil bacain surat 

dari sini juga kita mulai curiga Veranda dan Kinal bakalan ikut di event ini Bener aja. Berikutnya RIVER dengan Kinal dan Feni sebagai Dual Center. Kalo ini mah jangan di tanya. Kebanting Trainee nya. Energi Kinal terlalu powerful. Di sini yang ngoshiin Kinal adalah Feni. Lagi2 sesi gesrek sambil bacain surat

Lanjut lagi, kali ini yang keluar, Yang Mulia, sang Ratu Badai AKA Jessica Veranda. Ini lebih ngebanting lagi dibandingin RIVER. Veranda dengan lineup normal aja udah kebanting semua, ini ama dedek2 ingusan. Yah, maklum aja kami mah hahaha.  Bukan berarti Jelek traineenya. Cuma Veranda nya yang terlalu bagus (mungkin sekalian mau ngebuktiin diri ama Fans yang dia pergokin nonton HAHAHA. Dia ngeliat ke satu arah aja sepanjang perform). Yang nakutin, Veranda bahkan gak keliatan mencoba banget. Kaya cuma 50%. Santai banget dia bawainnya. 

Nah seperti sebelumnya, Veranda dapet surat dari Shania Gracia. Udah gitu pake ngeledek penonton pas abis dia peluk Gracia, "Mau juga?" 

Lanjut. Masih sesi notice me senpai kali ini ada Gingham Check bersama Melody. Disini Melody lebih tenang dibandingin Kinal/Veranda dan nurunin performnya biar adek2nya gak ketinggalan. Keren pokoknya. Gak over dan gak kurang. Pas.  

Dia dapet surat dari KW nya alias Michellele. Michelle curhat soal dia kurang 1 bulan untuk gen 2 terus dia juga nonton DNT dan 2shoot ama Melody. (kebetulan kita juga ikutan shownya). Emang Michelle ini niat banget. dia bawa LS heheh. Terus Lele bisa aja lagi minta peluk. haha 

Lanjut lagi first rabbit dengan semua member plus Rona, Veranda, Kinal Melody, dan Nabilah. Karena banyak, performnya jadi gak leluasa. Beberapa gerakan di simplify dan ada yang dihapus. Gak papa sih. Seru walau rada rusuh. Disini Nabilah dapet surat dari Aurel. tapi pas di bacain malah di isengin. ahaha 

Setelah sesi Notice me Senpai nya selesai, jadi agak turun hype penontonnya. Ada Oogoe Diamond (Michelle sempet salah di beberapa bagian, tapi tetep keliatan enjoy), Seishun no Lap Time (keren),  KFC all trainee (rusuh). dan Sakura no HanabiraTachi (menyentuh) 

Encorenya ada Skirt Hirari (Sisca, Angel, Elaine, Shani, Aurel, Michelle, Andela), Iiwake Maybe (Andela Center), Wink Ga Sankai, Sama Arigatou. Arigatounya mengharukan banget. Apalagi pas Monolognya 

Udah gitu, kakak2 pengganggunya masuk lagi buat ikut campur (HAHA) Ada layar turun dan video latihan. Penonton Bingo Ijo ada yang teriak "Part 3" eh ternyata bener aja. Somplak 

Udah ngomong bentar, eh ada kode dari FOH suruh nonton lagi. Akhirnya nonton lagi dan kali ini kami udah nebak ini pengumuman tim karena Nama dan Foto Member Muncul. Agak mengecewakan karena member yang tembus tim T HANYA yang tembus reformat. 

Alhasil sekarang hanya tersisa 11 trainee setelah 16 member dipromosikan. Ini jadi masalah btw, apa nanti part 3 yang katanya Bulan Maret itu bakal diikuti semua gen 3? karena judulnya "Trainee Event" lho.... 

Tentu saja, disini gen 3 banyak yang sedih karena gak semuanya tembus. Mirip2 ama gen 2 dulu. Gen 1 mah mana ngerasain (tubir dikit HAHAHA) 

Udah ngomong2 lagi, tiba sesi Foto. Michelle ngambek: "Muka aku abis nangis jelek gini foto?" hahaha 

Pertama semua foto bareng, terus selain gen 3 diusir ama fotografernya. Cukup lucu benernya kalo liat sendiri hahaha. 

Reaksi terakhir dari kita, ini gak salah cuma 16 orang tim T nya? Mungkin nunggu konser AKB biar bisa promosiin beberapa trainee ke tim J dan KIII sekalian. Makanya member2 potensial macem Tya, Steffi, Yukka belum jelas statusnya. 

Tapi yang pasti, rasanya "member bisa tersingkir" itu udah terjadi pas Zebi mengundurkan diri, alias bisa menarik nafas lega gak akan ada member yang keluar dipaksa.

Yah kira2 gitulah event part 2 ini. Seru. Tapi agak Buzz kill dengan masukin kakak kelasnya di tengah. Harusnya agak belakangan aja. Plus pengumuman part 3 agak ngerusak suasana. heheh

MVP nya untuk event ini adalah Melody, Dia bisa nyatu ama gen 3 dengan baikDari gen 3 nya sendiri Andela. Penampilannya bagus walau JARANG BANGET dapet MC.

Sampai Ketemu di Review Berikutnya!

-Light-


Wednesday, January 14, 2015

APTB: Tumbal kegagalan Pemprov dan @PT_TransJakarta #SaveAPTB

Belakangan ini, pengguna jasa layanan APTB atau Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway sedang resah karena Gubernur DKI Jakarta mengancam menghapus keberadaan APTB tersebut karena APTB dianggap sebagai biang kemacetan karena mengambil penumpang di luar busway, terutama di lampu merah, dan ngetem. Setelah beberapa minggu, akhirnya nasib APTB akan ditentukan pada tanggal 15 Januari 2015, sesuai yang diberitakan Kompas.

Walau saya tidak menggunakan APTB sampai perbatasan, saya adalah pengguna rutin APTB. Kenapa? karena TransJakarta TIDAK bisa di andalkan di jam-jam sibuk. Jadi, saya memilih membayar lebih mahal daripada mesti nunggu 30-60 menit hanya untuk berdesak-desakan bagai sarden. Saya tidak keberatan berdesak-desakannya, tapi menunggunya itu yang saya kesal.

Ada kalanya APTB malah muncul lebih sering dibandingkan TransJakarta. Koridor 9 contohnya. Setiap 5-7 APTB berbanding dengan satu buah TransJakarta. Kalau mau secara gamblang sih, pelayanan APTB jauh, jauh, JAUH lebih baik daripada TransJakarta. Lalu kenapa mereka yang disalahkan atas kemacetan? mari kita analisis tuduhan pak gubernur. Pak Basuki mengatakan kalau APTB sering mengambil penumpang di luar Busway dan mengetem serta berjalan perlahan di jalur.

Pertanyaannya, salahkah mereka? Sejak penghapusan tiket integrasi, penumpang APTB lebih memilih menunggu di luar halte daripada harus masuk dan bayar 'uang preman' 3500. Ujung2nya, APTB melakukan hal itu demi pelayanan pada penumpang. Berbeda dengan TransJakarta yang sering berhenti lama di halte awal demi hemat kilometer yang dibayarkan ke Operator. istilahnya, EFISIENSI.

Selain itu, mereka juga dituding mengganggu layanan TransJakarta. Padahal kalau dilihat, justru mereka berjasa besar pada TransJakarta karena mengangkut penumpang yang ditelantarkan TransJakarta di Halte. Hal ini cukup terlihat di koridor 9 ketika TransJakarta lebih memilih pulang ke pool walau penumpang di halte masih banyak. Dengan beralihnya status Badan Layanan Umum menjadi BUMN yang berorientasi keuntungan, bukan tidak mungkin bakal makin banyak langkah-langkah efisiensi demi keuntungan yang lebih besar.

Saya bukannya suudzon, tapi saya melihat kenyataan di Lapangan. Misalnya saja waktu saya turun di Blok M, dibutuhkan waktu sampai 15 menit hanya untuk sampai ke halte penurunan karena bus terdepan ditahan agar tidak berangkat sehingga ritase yang ditempuh operator DAMRI menjadi sedikit.

Selain efisiensi, ada juga yang namanya Kualitas Bus TransJakarta yang JAUH di bawah bus yang dikelola operator APTB. Misalnya, lihat Mayasari keluaran tahun 2002? masih dalam kondisi mulus. Sekarang lihat TransJakarta keluaran 2013.... ingat kejadian 28 Agustus 2014? Ya. TransJakarta jurusan Kota-Blok M meledak dan terbakar di depan Masjid Agung. Kekuatan ledaknya bahkan memicu alarm mobil-mobil yang terparkir di depan Masjid Agung. Sekarang kita cari berapa banyak APTB yang terbakar, Mogok, atau mengalami insiden? Hampir tak terdengar. Skor 2-0 untuk APTB dari sisi pelayanan dan kelayakan bus.

Memang, bisa dibilang kalo APTB ini invasif karena mengambil jalur TransJakarta sampai ke tengah kota. Idealnya memang APTB hanya sampai ke pinggir terluar kota Jakarta yang dilayani TransJakarta. Hal ini pernah diterapkan pada APTB Bekasi Pulogadung yang dilayani oleh operator PPD. Saya tanya kepada anda sekalian. Pernah kah anda mendengar tentang APTB itu. Jawabannya saya yakin pernah, tapi tidak pernah benar2 tahu beroperasi atau tidak. Kenapa? karena Penumpang APTB itu setelah mencoba beberapa kali langsung kembali ke mobil pribadi karena mereka menunggu terlampau lama untuk bus TransJakarta dari Pulogadung untuk ke pusat kota.

Sebenarnya masih banyak alasan kenapa APTB lebih baik daripada TransJakarta. Tapi saya rasa yang sudah saya paparkan semestinya sudah cukup.

Nah, sekarang, Pak Basuki, dengan alasan karena APTB sudah terlanjur beroperasi, ia menawarkan 2 opsi untuk keberlangsungan APTB. Yang pertama adalah mengintegrasikan APTB dengan PT TransJakarta sehingga dibayar per kilometer. Yang kedua adalah APTB hanya boleh sampai perbatasan.

Menurut saya Opsi kedua adalah lesser of the two evil alias pilihan terbaik dari yang terburuk. Karena mereka masih mengontrol keberangkatan bus, dengan begitu, pelayanan penumpang tergantung oleh mereka. Perkara nanti penumpang cepat/tidak diangkut oleh TransJakarta bukan urusan mereka. Masalahnya, siapkah PT TransJakarta untuk mengangkut penumpang sebelum Halte UKI roboh karena overload?

Opsi pertama adalah opsi kejam dari PT TransJakarta karena PT TransJakarta mendapat armada gratis. selain itu, kilometer mereka kontrol sehingga pelayanan penumpang bakalan tergantung oleh kemauan PT TransJakarta membayar Kilometer. Masalah lain adalah apakah PT TransJakarta dapat membayar Kilometer yang ditempuh operator? Soalnya saya ingat pada Lebaran 2014 operator-operator TransJakarta TERLAMBAT menerima pembayaran Kilometer sehingga berimbas pada kesejahteraan pegawai. (ini tidak menghitung pembayaran gaji yang dirapel karena operator belum menerima pembayaran Kilometer dari bulan-bulan sebelumnya).

Sebenarnya ada opsi ketiga, opsi yang saya tawarkan pada Pemprov, yaitu, HAPUS APTB tapi trayek mereka kembali ke Reguler alias tidak masuk ke busway. Dengan begitu, Busway Exclusive untuk TransJakarta dan operator APTB kembali ke jalur reguler. Kena macet, tapi pelayanan mereka kontrol.

Untuk opsi pertama, bisa saya setujui DENGAN SYARAT: PT TransJakarta tidak boleh ikut campur pemberangkatan bus. Mereka hanya boleh mencatat kilometer bus. Mereka tidak boleh menahan bus yang akan berangkat untuk menjemput penumpang.

Sekian dari saya. Bila berkenan, mohon share. Kalau ada pertanyaan/Sanggahan saya terima di kolom komentar di bawah atau di twitter saya @Radityo_Utomo

Terima Kasih atas waktunya :)

-Radit-

Thursday, November 13, 2014

Veranda takes Center Stage (again) as Cia Debuts on Dareka no Tame ni 13112014

 THIS IS JUST A SHORT RANT. I AM CURRENTLY 'GESREK' LOL

After about 1 months break from I am back with one short review of 'sesi rindu' with Veranda. I did watch DnT right after I get back, but Veranda was not present so it doesn't count. :P

I also had 'Sesi Rindu' with the trainees by watching both shows from the white team on November 1st, and last week with the red team on November 6th. Both team perform superbly with both days ending up with 2 shot sessions. One with Andela and another with Shani. However, eventually I came to miss Veranda and bombs the application for DnT. Luckily, JOT was nice enough to verify and even put Shani into the line up. Thanks JOT My Love! :*

The reason for this review is actually Cia who made her debut on Dareka no Tame ni, but, as usual, Veranda (as well as Shani) made me unable to turn my eyes the other way so my review on Cia will be based on her unit which is Nagekiss (the first time a trainee was able to crack a unit other than Rider)

Being the first trainee to perform on Nagekiss, and the fact that this was actually a last minute change, I did not expect much from Cia. She was indeed, all over the place, and has yet to remember blockings, moves and lyrics correctly. However, she enjoyed the performance. Give her a few more chance, and she can be pretty good.

Veranda was the star of the show. Her MC was enjoyable, MC one she talked a little in romantic way about the rain. MC 2 she said she wanted to try ame no doubutsen with members over 20 Years old (wonder how that will turn out should it ever happen HAHAHA). Last she talked about wanting to be a lion if she were to be an animal, ending with another one of her 'rawr' imitation....... aaaaaaaaaaand that's where I lost my cool.

I don't know. Tonight, She seemed a little more open than she usually is. As for her performance, she was full of energy and peaked during Adyth with a very 'spoiled brat' monolog. I once said she has had her best performance, but tonight, she surpassed that AGAIN. I really start to wonder what is her true limit....

Well, that's it from me. Just had to get that out of my system so I can sleep lol. Until Next time!

-Radit-

PS: I managed to make one of my friend super gesrek when Veranda was direct selling. Aaaaaah, sweet revenge.>:)

Thursday, September 25, 2014

Dareka no Tame ni 24092014: Clash of the Silent Aces

"Let your game speak" - Michael Jordan

Holla.

I'm back for one final review before taking a month break from JKT48 Theater and Activities haha. I will still be monitoring news around them when I can but I won't be around for Theater shows, Gingham Check Handshake (maybe even Kokoro no Placard's should JOT decides to hold the event in October, though that seems unlikely). Therefore, this blog maybe full of dust for the next month because the rest of the members of the Light team are just too lazy to maintain this blog hihihi.

Either way, the quote at the top is a perfect fit for the two members that I will be reviewing after they had battled in the latest Dareka no Tame ni show (24092014)

The first, of course, Her Majesty, Jessica Veranda. It goes without saying how much I admire her performance despite the fact she may not be the best joker in team J and (recently) becomes bullying material for her teammates. haha

The second, the rising star of trainee who is quickly gaining attention for her amazing streak performances in difficult songs, Shani Indira Natio. During MCs she never jump in like some of the joker JKT has (probably why she gets the nickname as the "Jaga Image" girl), but during performances, she can easily outshine anyone.

From the brief descriptions above, it is up for debate that these two share the same trait. They don't talk much, but let their performance do the talking.

In this show, Shani, as expected, cannot match Veranda in terms of dance. She did do a good job after Natsu ga Icchatta (as she did in her DnT shonichi), so we may say she is a slow starter, meaning it takes time for her to get hot and .

That being said, when we talk about getting the feel of the song, both of them displays a high level performance throughout the entire selist.

For example, in Shinkirou, which has an up and down emotion, Veranda nailed the expression roller coaster perfectly. As for Shani, she finally learned the true feel of Rider and actually became the best performer of Rider despite Ghaida, Sendy, and Dena being there.

Overall though, Veranda still hold the edge over Shani because her dance is much more attractive. However, if Shani can be a little more explosive, she can match Veranda. Also, she can use her "Jaimness" to her advantage because her style suits DnT's song pretty well.

Well, that is it for my final review. If this is to be my last DnT, I am Happy to know that I had witness Veranda-Shani going at it one on one. Also, I want to thank both of them for giving my possibly last DnT as it is nearing Senshuuraku, one of the best DnT so far.

Thank you, Shani and Veranda. See you when I get back

-Radit-

PS: Manda also performed but I think she was holding back. Maybe she really needed Tya to be the performer I know. haha