Thursday, June 05, 2014

Movie Review: VIVA JKT48

Hai semuanya. Kembali lagi dalam review rilis terbaru JKT48, yaitu Film pertama mereka yang berjudul "VIVA JKT48". Karena satu dan lain hal, film ini dirilis jauh lebih awal dibandingkan apa yang di umumkan pada saat Handshake Event di Epicentrum Walk Kuningan, 10 November 2013 lalu.

Promotional Poster for VIVA JKT48 Movie

Pada saat pembukaan poster awal film ini di Epiwalk, pengumumannya adalah film ini akan dirilis tanggal 48, alias 4 Agustus 2014. Tapi entah apa karena dianggap terlalu lama, atau apa, film ini dimajukan ke tanggal 5 Juni 2014 serta diberikan tagline sebagai "Film Liburan 2014". 

Tentu saja hal ini mengundang perhatian kami dari Light Unit. Tepat pada tanggal 5, kami mengirim perwakilan untuk menonton Film ini di XXI Pondok Indah Mall 1 pukul 12:30. Sebelumnya, mohon maaf bila review ini adalah review yang keras karena perwakilan kami memang sangat kritis dan detail. 

Berikut review yang ia berikan pada Light Unit. Ia akan memberikan ringkasan cerita beserta kritik on the spot lalu memberikan kesimpulan pemikirannya di akhir artikel.

[SPOILER ALERT!]

Scene dibuka dengan nama sutradara on screen. Di layar terpampang sejumlah koper dengan berbagai warna. Tentu saja, sudah tahu bahwa ada banyak pemeran utama, saya yakin bahwa semua koper itu tentu berisi member JKT48. Benar saja, satu per satu koper terbuka dan memperlihatkan bahwa koper-koper tersebut berisi Melody, Nabilah, Shania, Haruka, Rona, Naomi, Yuvia, dan Ayana. Khusus Ayana, ia harus dibangunkan karena memang dasar nempel-molor.

Setelah semua terbangun, mereka semua menyadari bahwa mereka ada di kandang komodo. Tak ayal, mereka pun ketakutan dan berusaha melarikan diri. Semua ini terjadi sambil nama pemeran dan staff di tampilkan di layar. Intinya, Scene bangun dan melarikan diri dari komodo ini adalah intro dari film ini. Waktu yang habis untuk scene 'perkenalan' ini adalah 5 menit 38 detik.

Setelah dibantu oleh penjaga untuk keluar dari kandang komodo (bonus selfie), para member bergerak untuk kembali ke theater dengan menumpang tukang sayur. Cukup menggelikan melihat mereka duduk di bak mobil sambil tertimbun sayur. Tentu saja, mereka juga mengotori FX Sudirman ketika mereka berlari-lari menuju theater.

Sampai di theater, mereka dihentikan oleh satpam yang mengungkapkan bahwa theater sudah ada yang latihan. Di sini terungkap bahwa JKT48 Theater sudah diambil alih oleh BKT48 (saya tidak menangkap apa maksud dari BKT ini sendiri).

Scene lalu berpindah ke sekelompok fans JKT48 yang sedang cuci-cuci di salah satu toilet FX, dari ingatan saya sepertinya lantai F2. Ada yang cuci muka, gosok gigi, sisir-sisir, pokoknya bertindak layaknya akan ketemu pacar deh. Bahkan ada yang keluar dari salah satu stall toilet seolah baru mandi. Lucunya, diseberang toilet F2 itu ada tempat mandi, kenapa tidak mandi di situ saja? hehehe.

Scene lalu berpindah ke theater di mana para fans telah berkumpul untuk menyaksikan pertunjukkan theater JKT48. Disinilah semua mulai tidak terkontrol. Scene di mana member berusaha masuk theater jelas-jelas menunjukkan bahwa nama theater telah berganti menjadi BKT48 Theater. Saya kenal beberapa fans JKT48, mereka tidak akan melewatkan detail itu.

Seiring berjalannya overture dan chant (yang tidak sinkron karena tempo overture terdengar di lambatkan) muncullah miss Kejora untuk mengumumkan pada para fans bahwa JKT48 telah bubar, sebagai gantinya muncullah BKT48 yang diperankan oleh member JKT48 sendiri (saya tidak hafal anagram namanya) + Vega. 

Di sini ada lagi yang tidak masuk akal. Bagaimana mungkin group sebesar JKT48 bubar tanpa ada satupun fans yang tahu? Di dunia nyata, berita ini akan menyebar layaknya api yang ganas (saya tahu ini fiksi, tapi ini kan seharusnya merepresentasikan JKT48 itu sendiri. Kalau begini kesannya para fans itu bodoh karena tetap datang theater walaupun sign theater sudah berubah). 

Apalagi, seiring berjalannya film dijelaskan bahwa 8 member ini mengundurkan diri dan diikuti oleh rekan-rekannya yang lulus massal. Berita ini pasti akan menyebar, tidak mungkin diam-diam dan boom, tiba-tiba hilang. Di dunia peridolan ini, salah satu member tidak mengabarkan lewat twitter saja sudah ramai memperbincangkan akan keluar dalam waktu dekat. apalagi ini yang sudah grad massal.

Setelah menemui manager yang sakit hati karena ke-8 member ini dianggap mengundurkan diri karena ada surat dengan tanda tangan mereka, mereka pun pergi dan, karena tidak mempunyai tempat tinggal lagi (theater digambarkan sebagai rumah mereka, entah apa yang terjadi dengan orangtua/rumah asli mereka), merekapun memutuskan untuk menginap di Lawson yang seingat saya merupakan Lawson di daerah Salemba. Mereka pun harus rela berbagi dua gelas teh untuk berdelapan karena berusaha berhemat.

Melalui untaian takdir yang aneh, mereka bertemu dengan fans JKT48. Entah apakah memang insting fans kalau bertemu idolanya adalah lari/kabur atau apa, tanpa mengucapkan apa-apa si fans ini lari kembali ke apartemennya untuk memberi tahu bahwa ada member di Lawson bawah apartemen mereka. Para fans ini kemudian membantu para member dengan membelikan makanan dan minuman karena, menurut Nabilah, mereka sudah 2 hari tidak makan.

Sambil mengisi perut, merekapun berbagi cerita mengenai apa yang mungkin terjadi. Mereka semua mengingat ada seorang fans pada saat Hand Shake event yang memaksa minta tanda tangan walau tak boleh. tanda tangannya pun spesifik di kanan bawah. Ada dua hal yang mengganggu, bagaimana security di HS event itu? lalu, apa tidak ada timer karena cukup banyak waktu yang dihabiskan fans (bukan cuma si peminta tanda tangan) dalam bilik HS tersebut.

Kemudian, lagi-lagi melalui untaian takdir yang aneh/kejam, kedelapan member ini semuanya masuk perangkap  'mobil JKT48'. Sangat pas tidak ada member lain diluar 8 orang ini yang ikut bersama mereka. Harusnya film ini berjudul VIVA Plot  Conveniences. Satu hal yang cukup mengganggu, bagaimana caranya si 'fans' bisa menidurkan semua member, memasukkannya dalam koper, memindahkannya ke kandang komodo tanpa ada member yang menyadari? Gas tidur? Kloroform? Lalu bagaimana ia memprint surat pengunduran diri, memberikan ke manager, dan secara mendadak semua member graduate? Kalau memang ada jeda beberapa hari, para member yang dimasukkan koper seharusnya sudah menjadi makanan komodo atau, kalau disimpan di suatu tempat beberapa hari, sudah terbangun lagi. Memangnya gas tidur sekuat apa yang bisa membuat orang tidur beberapa hari?

Setelah menyadari mereka ditipu, member kembali mengganggu manager mereka untuk mengungkapkan hal yang sebenarnya. Managerpun bersedia untuk membeli kembali kontrak theater, tapi, miss kejora pun tidak mau murah, ia ingin 1 miliar. 

Bertekad mengumpulkan dana, member memberikan free performance di taman suropati yang di livestream di youtube. Waktu cukup banyak yang terbuang karena Heavy Rotation di sini di perlambat temponya. Here's the problem. Darimana mereka mendapat izin untuk perform dan mengadakan HS event, tepatnya, dari mana uang nya? Seperti yang kita tahu Jakarta tidak ada yang gratis. Apalagi mengadakan sesuatu dengan keramaian, harus izin polisi dkk. Oke, kita brush off saja. Izinnya didapat karena orang kasihan pada mereka. 

Setelah berupaya mengumpulkan uang, scene berpindah lagi ke balkon apartemen dimana Melody sedang menggubah lagu baru untuk konser. Di scene ini salah satu fans penyelamat berdiskusi dengan Melody dan memberikan sumbangan yang cukup besar. Scene ini cukup romantis dan bisa saja berakhir berbeda kalau kedua fans temannya tidak brengsek dan mengingatkan tentang Golden Rules hahaha

Setelah itu, scene kembali berpindah di mana ketiga fans ini berjalan di parkiran apartemen mereka (fx?) dimana mereka di mata-matai oleh si botak yang kemudian melaporkan keberadaan fans dan member JKT48 ke Miss Kejora, walaupun kegagalan sinyal membuat laporannya tidak lengkap. Dalam pertukaran scene ini diselipkan motivasi Miss Kejora mengambil alih theater. Terungkap bahwa dia sakit hati anaknya tidak lulus audisi yang dinilai oleh member JKT48 sendiri.

Setelah pengungkapan tadi, kita kembali ke apartemen bersama si botak yang memakai stocking (dude, get a mask next time) untuk menyelinap masuk ke apartemen dan mengambil uang yang telah terkumpul. Saya tidak tahu gimana member tidak terbangun ketika si botak tidak sengaja menyalakan TV dan memutar MV River, kelelahan? Setelah beberapa near miss ketahuan, si botak sukses mengambil amplop yang ternyata berisi catatan Melody as opposed to money.

Setelah itu, member memberikan uang ke manager, tapi ditolak dan disuruh simpan dulu karena dia harus ke rumah sakit. Tentu saja, member pun menyusul ke rumah sakit dan memberikan uang yang terkumpul. Tentunya dengan harga harus mengorbankan konser yang disiapkan. Selagi menunggu lampu merah, saking depresinya member memutuskan untuk tampil untuk yang mereka pikir terakhir kalinya bersama banci yang sedang mengamen di lampu merah. Kembali ke apartemen, kedelapan member ini mengucapkan terima kasih pada trio fans yang sudah berusaha sekuat mereka membantu. 

Tentu saja, perjuangan member belum selesai. Melalui kebetulan yang aneh, Veranda dkk berhasil melacak Melody dkk serta mengumpulkan semua uang yang diperlukan untuk melaksanakan konser. Panggil saya gila, tapi kebetulan seperti itu MUSTAHIL terjadi. Bagaimana mereka tahu Melody cs ada di apartemen mana? Bagaimana mereka mengumpulkan uang untuk diberikan? Cara yang sama dengan group Melody (perform di taman dan HS event)? Kalau begitu mestinya Melody cs juga harusnya mengetahui bahwa Veranda cs juga sedang mengumpulkan uang.

Setelah uang terkumpul dan entah bagaimana mereka bisa menembus security sebuah gedung untuk berlatih di atap, Miss Kejora punya kejutan terakhir untuk JKT48. Pada hari Konser, ia meminta pawang untuk menurunkan hujan. Pada kenyataannya, hujan tidak menurunkan semangat para fans untuk datang ke konser. Bahkan, para BKT48 pun datang ke konser JKT48 yang akhirnya menyimbolkan kemenangan yang telak untuk JKT48. Alhasil, theater pun berhasil direbut kembali dan Miss Kejora serta si Botak Jimmy harus rela di blacklist.


Findings and Discussions

Saya menemukan film ini memiliki unsur komedi yang cukup menghibur walaupun tidak masuk di akal. Tingkah para member serta fans cukup menggelikan untuk ditertawakan. Selain itu, transition shot ketika para fans terlihat menembus hujan untuk memasuki area konser cukup keren.

Walau begitu, hanya kedua hal itu lah yang bagus dari film ini. Sisanya, seperti film yang dibuat secara terburu-buru (dengan 13 hari shooting, ya iyalah). Let me tell you exactly how.

1. Plot
Plot film ini tidak mengalir. Bahkan sebelum menonton pun saya sudah mendapatkan beberapa review yang mengatakan filmnya loncat-loncat dan to the point. Sebagai hasil, banyak sekali plot hole nya. Misalnya, bagaimana kawanan Veranda dapat menemukan Melody dkk? Mereka tidak punya lead selain video yang disebarkan ketika tampil di taman suropati. Ibaratnya seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Selain itu, darimana dan bagaimana mereka mendapatkan uang sebanyak itu? Banyak hal yang tidak tersentuh oleh cerita.

2. Setting Waktu
Setting waktu di sini sama sekali tidak jelas. Misalnya, berapa lama mereka tampil dan HS di Taman Suropati untuk menutup biaya konser? Berapa lama waktu yang berlalu sejak ke 8 member ini di culik?

3. Setting Tempat
Banyak sekali kalau ini sih. Misalnya, apartemen para fans yang di imply ada di atas Lawson. tapi menurut scene balcony, mereka ada di tempat yang berbeda (bukan di Salemba). Walaupun saya akui setting tempat tidak berpengaruh banyak.

4. Karakter
Karakternya SINETRON banget deh. Yang baik, baik banget, yang jahat, jahat banget, yang bego, bego banget. Gak ada variasinya sama sekali.

Selain itu, member JKT48 digambarkan lumayan mudah menyerah. Apalagi saat konser mereka terancam batal karena tidak ada uang. JKT48 yang populer di sini akan mencari cara apapun untuk menutup kekurangan dana seperti yang mereka lakukan pertama kali. Bahkan di scene balkon pun Melody terkesan pesimis jadi/tidaknya konser. Padahal dia adalah salah satu member yang paling gigih kalau di mata banyak fans. 

Selain itu, banyaknya member sebagai tokoh utama membuat pengembangan karakter para member jadi tidak signifikan. Rona, Naomi, Yupi, Naomi, dan Haruka terkesan hanya numpang muka sementara Melody, Nabilah, dan Shania punya pengembangan karakter, meskipun terbatas. Mungkin ada baiknya bila hanya 3-4 member yang menjadi pemeran utama.

Yang cukup mengganggu, fans JKT di sini digambarkan agak aneh. Misalnya, loncat ke depan mobil yang mereka kira milik member. Tingkat delusinya pun cukup tinggi. Memang kehilangan JKT48 mungkin menyedihkan, tapi pasca 'bubarnya' JKT48, fans di gambarkan sebagai Emotional Trainwreck yang kalau tidak bertemu member di Lawson, bisa saja bunuh diri. Ada garis yang jelas antara fanatisme dan obsesi tak sehat. Dari yang tergambar di awal-awal kayanya fans disini lebih ke obsesi tak sehat

Kesimpulan:
Film ini lucu kalau hanya dijadikan hiburan. Tapi film ini tidak menggambarkan JKT48 dan Fans sesungguhnya. Selain itu, film ini terlalu mudah dicerna. Sebelum filmnya keluar saja sudah bisa ditebak jalan ceritanya berdasarkan trailer.

Jadi, kalau nonton film ini, jangan liat ceritanya. Lihat saja dari lucunya tingkah para member.


Final Score: 6/10

[SPOILER ALERT]

Sekian review dari Light Unit. Seperti biasa kami terbuka menerima masukan atau omelan di bagian komentar di bawah ataupun di twitter kami di @Light_Unit. Sekian dan terima kasih

-Light-

Sunday, May 25, 2014

Shirogumi vs. Akagumi: Why Team J and KIII should be worried

24 Mei 2014. Setelah berlatih lebih dari dua bulan sejak terpilih pada 15 Maret lalu, JKT48 Trainee generasi ke 3 akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil dan membawakan setlist warisan dari senior mereka, Pajama Drive. Saya beserta beberapa teman saya berkesempatan menonton dua show perdana mereka. Setelah menonton dan menggabungkan hasil review kami semua, kami berkesimpulan bahwa kekhawatiran yang disiratkan oleh senior-senior mereka, terutama dari KIII, cukup beralasan. Berikut hasil dari diskusi kami pasca shonichi dari generasi 3

1. Kemampuan Generasi Tiga
Menurut kami, generasi tiga ini memiliki potensi yang jauh lebih besar daripada generasi-generasi sebelumnya. Hal ini terjadi karena mereka sudah tahu apa yang diharapkan publik pada mereka sebagai generasi penerus. Sama seperti American Idol yang semakin ke depan standar yang di set oleh para peserta audisi semakin tinggi karena mereka sudah melihat apa yang ditampilkan oleh finalis dan pemenang sebelumnya. 

Dalam kasus generasi 3, kemampuan mereka terlihat jelas ketika mementaskan salah satu setlist yang paling dinamis di JKT48. Kenapa dinamis? Berbeda dengan Dareka no Tame ni, Seishun Girls, Renai Kinshi Jourei, dan Boku no Taiyou, kelima lagu unit yang ada di Pajama Drive memiliki karakter yang berbeda-beda: Tenshi no Shippo yang imut, Pajama Drive yang Energik, Junjou Shugi yang Seksi, Temodemo no Namida yang mellow, serta Kagami no Naka no Jeanne d'Arc yang powerful.

Pada Shonichi ini, walau belum maksimal, generasi ke tiga, terutama Shirogumi sudah menampilkan performance yang sangat baik. Kami akui Shirogumi memiliki keuntungan karena mereka tampil ke dua pada hari pertama, jadi mereka sudah melihat Akagumi tampil dan tahu apa yang harus dilakukan. Akagumi sendiri tampil baik walau kelihatan masih gugup karena mereka menjadi pembuka. Kesalahan-kesalahan yang terjadi di show pertama dijadikan feedback untuk Shirogumi yang tampil luar biasa mengingat mereka baru pertama kali tampil.

2. Pembagian dua tim generasi 3
Bagi kami, pembagian tim pada generasi ketiga ini adalah untuk 'mengadu domba' generasi ke 3 agar saling memotivasi dan membangun karakter dari generasi 3. Terlihat dari pembagian tersebut dengan memencarkan para member yang dianggap memiliki kelebihan dan menempatkan mereka di tim berbeda (Andela-Michelle dan Shani-Milen) Keempat member ini menampilkan performance yang sangat baik. Kalau semua berjalan lancar, mereka berempat akan menjadi poros dari generasi 3.

Pembagian dua tim ini sebenarnya menguntungkan tim KIII dan tim J karena trainee akan 'saling bunuh' ketika perform di theater untuk merebut hati penggemar. Tapi, kalau mereka tidak hati-hati, bisa saja penggemar mereka akan lebih tertarik melihat duel kedua tim trainee daripada menonton theater mereka.

3. Better setlist
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Setlist Pajama Drive memiliki keuntungan dibandingkan Dareka no Tame ni ataupun Seishun Girls. Hal ini bisa membuat orang lebih tertarik menonton Pajama Drive dibandingkan Dareka no Tame ni yang gelap atau Seishun Girls yang mayoritas lebih ceria. 

KIII mungkin akan memiliki sedikit leg-up dibandingkan J karena setlist mereka lebih bagus. Tapi mereka harus memperbaiki MC mereka karena, jujur saja, akhir-akhir ini mereka garing banget MC nya. 

Untuk Tim J mereka harus meningkatkan performance karena lagu mereka tidak sebagus lagu-lagu di Pajama Drive. Mungkin sedikit shuffle unit bisa menolong dengan menggeser Haruka ke Rider dan menaruh Ghaida di Shinkirou karena jujur, Haruka tidak bisa melawan Veranda di Shinkirou, hal itu jadi berpengaruh ke keseimbangan lagu dan ultimately perfomance. Tidak ada yang senang melihat pertarungan yang berat sebelah. Selain itu, Nagekiss dan Bird juga harus ditingkatkan permainan ekspresinya karena kalau dari koreo, mereka sudah bagus.

Kesimpulannya, Tim J dan KIII benar untuk khawatir penggemar mereka beralih hati. Tapi ini tergantung mereka juga. Kalau mereka memang sudah merasa nyaman dengan posisi sekarang, jangan kaget nantinya kalau tersusul. Baik Generasi satu dan Generasi dua harus terus meningkatkan performance mereka. Selain di theater, mereka juga harus habis-habisan ketika tampil di Media. Seringnya kami melihat mereka kadang suka asal-asalan di TV sehingga perfomancenya pun kadang tidak sebaik yang mereka bisa. Baik di theater maupun di Media atau di off air event, mereka harus tampil sesuai potensi.

Sekian dari kami, kalau ada yang tidak berkenan mohon maaf. Ini memang sebuah artikel yang subjektif.

Kalau ada yang mau mendebat silahkan tinggalkan komentar di bawah atau mention twitter kami di @Light_unit. Kami terbuka kalau kalian mau memberi masukan mengenai review kami 

-Light-

REVIEW: JKT48 KKS (3rd Generation) 1st Stage: Pajama Drive 240514

Holla! Kembali lagi di review dari pertunjukan pertama JKT48 Kenkyuusei Generasi ke 3! Para member yang terpilih pada 15 Maret 2014 lalu ini akhirnya diberikan kepercayaan untuk mementaskan setlist yang sebelumnya juga dipentaskan oleh Generasi satu dan dua. 

Tim Trainee generasi ke 3 ini dibagi menjadi dua tim yaitu tim merah (Akagumi) dan tim putih (Shirogumi). Karena jumlah yang tidak genap (31 orang) pasca pengunduran diri salah satu member, maka salah satu member, Chikita Ravenska Mamesah, akan memerankan peran sebagai double team. Selain itu, untuk Backdancer Junjou Shugi akan mengambil dari tim lawan (BD untuk Shiro dari Aka dan sebaliknya)

Sebelumnya mohon maaf kalau kami sama sekali tidak menceritakan MC karena rata-rata MC generasi tiga ini cukup garing dan tidak begitu menarik temanya karena baik show siang maupun malam temanya sama saja untuk MC1: "Perasaan bisa mementaskan Pajama Drive". Sedangkan untuk MC lainnya temanya gak jelas dan suka dipotong sebelum semua member dapat giliran. Kami akan Fokus pada performance mereka.

SHOW SIANG 1400: AKAGUMI

Kageana: Milen
Kaku banget Kageananya. Masih gugup kayanya.

M00. Overture

M01. Shonichi
Duh, bikin kangen ini lagu. Untuk Startnya mereka beda lagi. Lupa persisnya, tapi melibatkan "Selalu Positif". Performnya cukup oke, tapi seperti yang diduga sebelumnya member tidak kompak. Masih terlihat kagok.Walau begitu, mereka keliatan enjoy.

Nilai: 7
 
M02. Hisatsu Teleport
Lagu yang cukup ceria. Member masih gak kompak dan tertangkap terlalu khawatir ama blocking sampai justru kurang fokus.
Nilai: 7

M03. Gokigen Naname Na Mermaid
Lagu yang jadi ciri khas pencetus setlist ini. Tim B. Nah, di sini member lumayan oke. Kayanya mereka mulai melupakan kegugupan di awal setlist ini

Nilai: 7,5
M04. Futari Nori No Jitensha
Ini dia, Lagu para Jomblo. Hahaha. Tak heran banyak yang ikut menyanyi pas reff karena lagu ini cukup sering diasosiasikan ama orang yang suka pada seseorang tapi gak pernah kesampaian mau menyatakan suka. hihihi

Member cukup oke. Gak ada masalah. 

Nilai: 8

MC

M05. Tenshi no Shippo (Gracia - Feni - Grace)
Jadi kangen Rena denger ini lagu lagi. (apaan sih). Feel lagunya dapet, tapi entah kenapa masih lucuan Ghaida-Rica pas revival dulu. Coba di explore lagi sisi imut lagu ini ya ^^

Nilai: 8

M06. Pajama Drive (Elaine - Anin - Okta)
Sebagai Lagu yang merupakan judul dari setlist ini dan dibawakan oleh center setlist, penampilannya agak mengecewakan. Kurang energi kalau dibandingkan Shanju-Sendy-Ayana 

Nilai:7

M07. Junjou Shugi (Manda - Tya - Farin)
Lagu  ini diwarnai oleh para backdancer dari Shirogumi. Untuk member-member utama disini oke, terutama si center merah, Manda.

Nilai: 8 
M08. Temodemo no Namida (Milen - Shani)
Lagu favorit. Koreo yang simple tapi permainan ekspresi yang rumit. Kedua performers cukup oke di sini. Masih bisa ditingkatkan lagi karena terlihat ekspresi sedih nya kadang hilang. Harus lebih konsisten

Nilai: 8,5
M09. Kagami no Naka Jeanne D'Arc (Chika - Desy - Cesen - Sofia - Aurel)
Kemunculan para pejuang wanita. Tak dipungkiri lagu ini adalah lagu paling bertenaga di setlist ini. Sayang ke-lima member di sini masih hold back. Terlihat dari mereka masih santai di MC setelahnya, padahal dulu Frieska sampai tidak bisa bicara karena kehabisan nafas. Berikutnya agar lebih di berikan power lagi agar aura 'pejuang' itu terasa. Yang oke disini Desy dan Chika
Nilai:7,5

MC

M10. Two years later
Intronya rapih. Gak ada tabrakan. Lagu ini lumayan ribet sebenernya karena perlu ekspresi juga. Member tampil dengan baik di sini

Nilai: 8,5

M11. Inochi no Tsukai Michi
Lagu kelam yang bikin merinding. Lebih merinding lagi tahu member tim merah mendapatkan feel lagu ini dengan tepat.
Nilai: 9

M12. Kiss Shite Son Shichatta
Lagu ini adalah bukti bahwa 48 group itu mendunia. Lagu ini berasa Indonesia banget alias dangdut hehe. Sayang disini member hanya oke penampilannya. bukan bagus.

Nilai 7,5

MC

M13. Boku no Sakura
Cukup bagus, belum optimal. Masih ada beberapa member yang tertangkap gak berekspresi di lagu ini.

Nilai: 8

EN1. Wasshoi J!
Sebelum Wasshoi, para BD masuk dan memperkenalkan diri,

Ini semacam lagu random yang menyebutkan nama member sambil member itu loncat. Member kaya main-main. jadi lagu ini gak begitu maksimal

Nilai: 7
EN2. Suifu wa Arashi ni Yume wo
Boleh juga. Power dari lagu ini cukup tampil oleh Akagumi,

Nilai 8,5

EN3. Shiroi Shirts
Gak begitu buruk. Gak spesial, tapi gak jelek juga

Nilai: 8

Overall: 7,6

Akagumi cukup bagus, cuma sayang sekali mereka tidak konsisten. Contohnya di M10-M12. Penampilannya naik turun. Berikutnya coba di pertahankan performa nya.

AWARDS
MVP: Shani
Best Unit: Temodemo no Namida
Best Song: Inochi no Tsukai Michi
Final Grade: B



SHOW MALAM 1900: SHIROGUMI

Kageana: Andela
Udah lumayan luwes bacanya. Gak sekaku Milen. 

M00. Overture

M01. Shonichi
Pepnya sama persis ama tim merah. 

Performancenya keren. Lebih mengalir dibandingkan Akagumi

Nilai: 8,5

M02. Hisatsu Teleport
Shirogumi lebih cepet panas dan lebih kompak daripada Akagumi. Cukup mengejutkan, mereka bisa pefrom 2 lagu pertama dengan sangat baik.

Nilai: 8,5 

M03. Gokigen Naname Na Mermaid
Tingkah member yang sok-sokan ke pantai di sini cukup menghibur

Nilai: 8


M04. Futari Nori No Jitensha
Lagu para jomblo lagi. Diperform dengan sangat baik 

Nilai: 9

MC

M05. Tenshi no Shippo (Angel - Zebi - Nina)
Mereka lebih imut daripada Akagumi. Tetap saja lebih imut Ghaida dan Rica (hihi)

Nilai: 8,5

M06. Pajama Drive (Michelle - Kei - Farina)
Michelle sebagai center melakukan tugasnya dengan baik. Energi dan fokusnya menghidupkan lagu ini.

Nilai: 9

M07. Junjou Shugi (Nadse - Steffi - Cia)
Feel Seksinya ada, tapi belum to the point bikin penonton terpana

Nilai: 8

M08. Temodemo no Namida (Andela - Yukka)
Salah satu Temodemo terbaik yang pernah kami lihat. Andela, utamanya. Ekspresi sedih nya berasa banget. gak cuma terlihat tapi juga berasa. 

Nilai: 9,5
M09. Kagami no Naka Jeanne D'Arc (Sisca - Indah - Affa - Chika - Anggi)
Powernya sedikit lebih berasa dibandingkan Akagumi. Tetap saja tidak bisa bersaing dengan tim J ataupun Revival.

Nilai: 8,5

MC

M10. Two years later
Gak ada masalah di sini. Member rapih banget blockingnya

Nilai: 8,5

M11. Inochi no Tsukai Michi
Mungkin satu-satunya kelemahan Shirogumi. Mereka kurang dapet feel mengerikan lagu ini kalau dibandingkan Akagumi. hehehe

Nilai:8,5


M12. Kiss Shite Son Shichatta
Perfomancenya cukup baik di sini. tidak ada kesalahan. Dancenya juga mengalir

Nilai: 9

MC

M13. Boku no Sakura
Sepertinya Shirogumi ini jauh lebih bagus kalau soal ekspresi. Bagus banget mereka bawa lagu ini

Nilai: 9

EN1. Wasshoi J!
No problem here as well. Mereka masih menampilkan dengan level tinggi

Nilai:8,5

EN2. Suifu wa Arashi ni Yume wo
Powernya terasa. Belum maksimal, mungkin karena pada lelah

Nilai: 8,5 

EN3. Shiroi Shirts
Sebagai Penutup, tampaknya member sudah kelelahan. Penampilan pun menurun. Walau begitu, kedua poros utama Andela-Michelle masih perform dengan baik. Sayang tidak disokong teman-temannya

Nilai: 7,5

Overall: 8,7

Awalnya saya hanya memberi 8,4 secara keseluruhan, tapi melihat konsistensi mereka, mereka layak mendapatkan ekstra kredit. Pertahankan! Kalian mungkin memiliki Shonichi terbaik dibandingkan banyak tim lain di 48 Group.

AWARDS
MVP: Andela
Best Unit: Temodemo no Namida
Best Song: Temodemo no Namida
Final Grade: A


SHIROGUMI vs. AKAGUMI

MVP: Andela (Shirogumi)
Best Unit: Temodemo no Namida (Shirogumi)
Best Song: Temodemo no Namida (Shirogumi)

KEY PERFORMERS


Andela
Dari pertunjukkan Shirogumi, tak dipungkiri Andela akan menjadi 'jangkar' dari tim Trainee. Mengambil posisi Melody/Viny, dia mempertunjukkan kemampuannya dalam koreografi dan juga permainan ekspresi. Tampak jelas ketika dia sangat rapih di group song serta ekspresi yang luar biasa saat membawakan Temodemo no Namida. Selain itu, dia juga pegang kendali MC dan melakukan tugasnya sebagai supporting role untuk Michelle yang menjadi Center Shirogumi.

Michelle

Salah satu Trainee yang sudah dikenal sebelum waktunya menunjukkan alasan kenapa dia di plot menjadi center Pajama Drive. Performancenya yang hampir tanpa cela menunjukkan passionnya untuk menjadi salah satu member terbaik. Dari semua generasi tiga sewaktu masih tahap audisi terakhir, dia memang yang terlihat paling antusias. Sewaktu diwajibkan menonton theater oleh JOT pada tahap audisi dia bahkan membawa Light Stick DAN mengikuti two-shot event! Fakta bahwa dia adalah seorang Woti bisa menjadi senjata utamanya karena dia benar-benar tahu apa yang diharapkan penonton dari dirinya.

Kalau JOT jeli, kedua trainee ini bisa menjadi Yukirin-Mayuyu nya JKT48.


KESIMPULAN

Secara keseluruhan, Shirogumi tampil lebih baik daripada Akagumi. Duet Andela-Michelle adalah penyebab utamanya. Buat saya, Duet ini akan mampu menyaingi Duet Nabilah-Melody nantinya.

Tim J dan KIII harus hati-hati. Kalau mereka lengah, bukan gak mungkin para Trainee ini merebut penggemar mereka. Terutama anak-anak Shirogumi. Baru hari pertama saja sudah bagus, gimana kalau sudah berpengalaman?


Sekian Review dari kami. Kurang lebihnya mohon maaf. Kalau ada sanggahan atau mau berdebat silahkan tinggalkan komentar di bawah atau mention twitter kami di @Light_unit. Terima kasih sudah bersedia membaca ^^


-Light- 

Friday, April 18, 2014

Why @veJKT48 is the true soul of Team J

Hello, and welcome again to another flash blog edition by -Radit-

Before I start anything, I want to make it clear that this post maybe viewed as an extremely biased and subjective post. Because it is.

So, fair warning, if you're not Ve-oshi (especially Nabilah-oshi or Melody-oshi), get the hell out of here! You may not like what you read.

Jessica Veranda

Basically I wrote this as a special type of review of Team J Second Stage: Dareka no Tame ni (Demi Seseorang). I watched the Night show (April 17th, 2014; 19:00) because I was curious of how team J would perform without Jessica Veranda. And what I found was really a shock.

For one thing, I expected the problem would be on Shinkirou and Koike. That wasn't the case though. The problem was on other songs, especially Warning, Seifuku ga Jama wo Suru, Natsu ga Ichatta.

For Shinkirou, Ghaida and Sendy performed beautifully that it didn't really matter. Sendy did the part Ve always does and did it to perfection. I don't know. Everything went great on this song

For Koike, Sendy did the monologue in her own way, (a very Tsundere way. Influence from RKJ, Sendy?) She made it HER song. So the absence of Ve does not really affect this song.

Problem started when the song are not really Ve-center. For example: Warning. A very upbeat song. From my past experience watching this song, I always get excited. However, that is not the case on this particular show.

Something was missing. Yes, the Irreplaceable Storm that creates the excitement. I don't know what it is about her, she just elevates Team J to a whole different level. I'm not saying team J is bad when she doesn't perform. They just don't have that spark to burn the audience. For this show other members tried their best to fill in the hole left by Ve's absence to no avail. Call me subjective (I did warn you), but I just don't feel the excitement when Ve does not perform.

If we want some analogy, Let's do basketball. Think of team J as The Los Angeles Clippers (Lob City). They are known for some ferocious dunks and alley ups thanks to Blake Griffin. Without Griffin, they can still perform good and win games, but the fans may not get highlight plays and be as excited as when Griffin is on the floor doing posters and finishing lobs.

Team J is exactly like that. Without Ve, they can still excite fans and do good, but not to the level when Ve performs. Maybe just her mere presence is a catalyst to the fans. I remember on my birthday Ve did not perform on Warning and people was not as excited as they usually are.

Maybe it's the way she always gives everything when performing and has good times. Her pure happiness when performing may infect some audience. Ve performs with incredible passion and unbridled joy. Don't get me wrong. The rest of Team J also perform with joy, but sometimes I caught them worrying about blocking and everything else that sometimes I feel that they do it because they have to. Ve on the other hand, perform very loosely and that becomes a plus because she goes with the flow. I remember one time she nearly collided with another member on stage and she made it as if she wanted to collide.

Maybe it's the "kibas rambut" she learned from Naomi. I mean, without it, she is already very "badai". With that deadly technique.... ugh. *thrown back to Pajama Drive Revival Show when I first get to watch her live*

There are thousands of possibilities on why Ve is such an influence to the success Team J is having with the set-list. For me, she is the true center of Dareka no Tame ni. She may not like it that I keep saying that she should be center, but after what her non performing did to me and several other audiences, she is undoubtedly the soul of team J because no one can replace her.

There are a few candidates, but most of them are not team J. Naomi and Viny comes to mind. but I doubt JOT will allow them to perform as Ve's Under. Possible candidate for her replacement is Saktia. Too bad JOT does not trust her with Ve's part.

If you think I'm saying that because she's my Oshi, maybe. But I get excited when watching team KIII. No Ve in that team haha.

Just to be clear, this is what I feel. You may feel differently, but to me, I feel that Ve is the reason for team J's success

Saturday, April 05, 2014

REVIEW: JKT48 Team J 2nd Stage: Dareka no Tame ni (Demi Seseorang) 050414 14:00

Saya kembali dengan Review dari J2, Sebelumnya memang sudah pernah saya Review, tapi kali ini saya review lagi karena Team J sudah mengalami peningkatan yang sangat pesat dalam membawakan setlist kelam ini. Selain ini, show ini juga special karena bertepatan dengan ulang tahun saya

Untuk kali ini saya dapet bingo 11 (pertama kali dapet bingo 2 digit). Tapi ternyata saya tetap dapet seat bagus karena bingo 11 dipanggil pertama. Hehehe

Kageana: Kinal
Dasar si Kinal. Sok-sok serius banget baca kageananya. Ujung-ujungnya sih tetep aja teriak ngajak penonton semangat :))

M00. Overture

M01. Tsukimisou
Yang petama saya notice begitu member keluar. Ada blocking yang kosong. Saya langsung tegang begitu sadar itu blocking Veranda. Apalagi Kinal pas Kageana gak bilang apa-apa soal show dimulai dengan 15 orang.

Performnya sendiri bagus sih. Hanya saja konsentrasi saya sedikit terpecah karena saya pikir bakalan 15 orang all the way

Nilai: 8

M02. Warning
Di lagu kedua ini masih ada blocking yang kosong. Di bagian Dance-off jadi gak sama kanan ama kiri. Gak mengurangi kualitas lagunya. Cuma ya itu, saya masih gak konsen nontonnya. Da

Nilai: 8,5

M03. Tanjoubi no Yoru
At this point, saya udah nyerah dan mulai berusaha menikmati show. Pikirannya: "Ya sudahlah 15 orang juga gak papa."

Tepat pada saat saya berpikir gitu, member kembali muncul setelah mengganti headset dengan mic. Dan kali ini, yang keluar 16 orang. Karena Veranda berada diblockingan persis di depan saya. terlihat banget kalo benernya dia gak sakit atau apa. Cuma mau keluar di M03 aja gitu hahahaha.

Perform nya bagus banget. Member keliatan enjoy banget. Kaya bener2 lagi nyanyiin lagu ultah buat temen :))

Nilai: 9,5

MC1: Pekerjaan Rumah Favorit

Nabilah: Apa aja yang ngebantu Mama
Vanka: Beresin tempat tidur karena gak suka kalo berantakan
Melody: Sama aja ama Vanka, Beresin tempat tidur
Kinal: Bagian "bersih-bersih" (maksudnya bersih-bersih makanan sisa alias jadi tikus dapur HAHA)
Beby: Aku suka cuci piring (baca: suka main airnya)
Rachel: Cuci piring juga. Tapi disingkat jadi Nyupir (NYUci PIRing haha). Suka main2in piringnya juga dari licin ampe keset :))
Dena: baby sister, eh maksudnya Baby Sitter
Veranda: Beres-beres kamar, sama jagain anak kecil (bilangnya aja jagain, padahal cuma seneng mainnya doang hihihihi). Gak suka ngepel karena suka kepleset sendiri (beneran nih? xD)
Sisil: Justru suka ngepel
Frieska: Suka cuci baju karena jadi berasa FRESH
Delima: Suka nya nyapu
Novinta: Jadi penyicil makanan (biar gak bayar gitu maksudnya haha)
Dhike: Masak, biar bisa jadi istri yang baik buat kamu (Penonton: WOOOOOOO)
Ghaida: Bikin bekel buat suami (nasi goreng, telur, tempe, tahu. udah itu aja terus hahahaha)


M04. Bird (Melody, Beby, Kinal)
Kalo biasanya, si Melody di dominasi ama para satu sayap. Tapi kali ini dia bisa lebih tegas dan gak kalah gitu aja dari Kinal dan Beby

Nilai: 9,5

M05. Nage Kiss de Uchi Otose! (Nabilah, Rachel, Vanka, Dena, Gaby, Sisil)
Member udah kaya main-main disini. Bukan kaya lagi perform. Tapi malah jadi bagus

Nilai: 9

M06: Shinkirou (Veranda, Rica)
Awalnya saya pikir yang shooting VIVA kaya Melody, Nabilah, Shania, Haruka, Ayana pada libur. Jadi Rica mimpin Bird. eh ternyata Melody perform. Jadi Rica duel lagi deh ama Veranda.

Jujur bagus banget. Rica udah bisa ngimbangin Ve. Kalo dibandingin saya terakhir nonton mereka berdua, jadi oke banget sekarang

(sayang penonton di belakang brengsek pake ngechant di Shinkirou. Untung cuma sebentar)

Nilai: 10

M07. Rider (Ghaida, Dhike, Nobi, Frieska, Delima)
Ini juga bagus. Cuma ada insiden di mana pas Reff satu kacamatanya Ghaida lepas dan nyantol di sisi kiri kepala. Pas mau bagian ke dua dia lepas dan dia buang aja ke belakang. Jadi sisanya gak pake atribut kepala

Nilai: 9,5

MC2: Cara bangunin suami?

Dhike: Good Morning, sayang! (Penonton Heboh)
Delima: Selamat pagi, mas. Mau sarapan apa?
Nobi: WOI, BANGUN KERJA LU! (sambil meragain nendang2 gitu. Penonton ngakak)
Frieska: Mau selamat pagi pake berbagai bahasa


M08. Seifuku ga Jama wo Suru, (Melody, Kinal, Rica, Veranda, Vanka, Nabilah, Gaby, Beby)
Disini ada insiden lagi dimana bagian Vanka kosong karena mic mati :(

Nilai: 8,5

M09. Natsu ga Icchata
Gak ada complain. Member udah on fire. Apalagi Veranda. Badainya luar biasa. Kalo itu rambut kaga diiket kita gelagapan semua urusannya hahahah

Nilai: 9,5 

M10. Koike (Monolog by Veranda)
Seperti biasa, disini intinya Monolognya. And as usual, Veranda Delivers quite well. Di combo pembawaannya. Di awal-awal sampe mau akhir lagu pake feel genit abis. bukan dia banget lah istilahnya hahah.

Terus pas monolog final, dia ganti jadi yang super manja. Duh, bikin saya meleleh banget deh. Apalagi pas dia manggil  Adit yang akhir banget. "ummmmmmmmmmm adiiiii~~~t." Lucu banget. Imut banget deh pokoknya ^^'

Nilai: 10

M11. Tsuki no Katachi

Member udah cape banget karena full throttle sejak lagu awal. Walau begitu, penampilannya masih oke banget.

Nilai: 9,5

MC3: Bikin nama partai untuk sebelah kiri

Rica: Partai Kegembiraan (buat Gaby)
Gaby: Partai Bebek Nasional (buat Delima) saya: apa urusannya coba? hahaha
Delima: Partai NRRR. gak jelas apa maksudnya. (Buat Nabilah)
Nabilah: Partai Sejahtera disingkat PS (diceletukin: lu kira playstation. Buat Melody)
Melody: Partai BTB alias Badai tak Berlalu. (buat Veranda) Karena semua orang punya ciri khas katanya
Veranda: Partai Jidat Bersinar (buat Beby) Jahat juga si Veranda ternyata :))
Beby: Partai Sinar Senter Sisil (buat Sisil)
Sisil: Partai Tua (buat Rica). Penonton ngakak. Eh nabilah nyamber ke penonton. Lu semua ngakak gw bilangin babe lu (security) xD

M12. Dareka no Tame ni
Gak ada masalah di sini. Cuma sekali aja Dhike kecepetan ngelipet tangan pas solo gitar.

Nilai: 9

*ada kejadian lucu sebelum encore. Jadi Member baru keluar, salah satu penonton di sebelah kiri udah teriak "Encore". Terus di reply ama penonton bingo ijo "Belum, bego!" :))

EN1. Medley (Aitakatta-Kimi no Koto ga Suki Dakara-Baby! Baby! Baby!-Ponytail to Chou Chou)
Lagunya masih gak diremix -_-

Member enjoy banget bawanya. Kaya bukan kewajiban

Nilai: 9

MC4: Pekerjaan paling keren
Nobi: Ibu Rumah tangga karena susah ngurus rumah
Delima: Kasir karena cekatan dan bisa ngitung cepet
Frieska:  Mafia (saya: LOLWTF) Karena keren dan loyal ama masternya
Ghaida: Tentara. Berani mati demi negara itu cool katanya (maksudnya Kamen Rider kali? LOL)
Rachel: Guru. Bisa dapet duit banyak karena pinter tapi milih ngajar
Dhike: Petani karena bisa bikin beras (?)
Gaby: Kuli yang bagian ngecat/bersihin gedung tinggi itu lho
Dena: Penyanyi dangdut karena bikin gak galau (ditimpalin: Lo aja kali! LOL)

MC5: Paling sebel kalo diapain?
Veranda: Kalo diburu-buru (Kinal: Berarti kamu sebel dong ama saya) Hahaha x)
Sisil: lagi dance di ganggu (Kinal: Vanka, kamu diomongin tuh). Terus out of the blue, Sisil goyang hey-hey-hey xD
Beby: lagi diem terus digangguin. Dulu ama Rena, sekarang ama Gaby (colek pipi sambil "beby beby beby" hahahah
Nabilah: Baru-baru ini tidur bareng Ayana ama Shania (shooting VIVA) Udah mau tidur Ayana ngelindur, udah gitu pake bahasa jepang dan marah-marah. hahahahaha
Melody: Paling sebel kalo digangguin pas lagi jalan-jalan. Kalo mau kenalan ya dateng aja x)
Rica: Disalahin untuk hal yang bukan salah aku (siapa sih yang mau kak? haha)
Vanka: Dikelitikin (langsung di gangguin ama Kinal dengan di kelitikin) xD
Kinal: Lagi nonton Drama diketawain ama member. Kan kalo nonton Drama itu terikat secara emosional. Member lain pada: liat tuh si kinal gila. (Melody: abis aneh sih, lagi biasa-biasa aja terus nangis sendiri, penonton ngakak)

EN2. Namida Uri no Shojo
Gak ada masalah. Malah keren banget. Emosi lagunya dapet banget

Nilai: 9,5

Overall PUAS banget nonton show ini.

Nilai Akhir: 9,6

Awards:
MVP (Most Valuable Performer): Jessica Veranda
Best Song: Koike
Best Unit Song: Shinkirou
MCA (Most Cablak Award): Nabilah Ratna Ayu

Score List:
Melody Nurramdhani Laksani: 9.6
Devi Kinal Putri: 9.5
Gabriella: 9.0
Nabilah Ratna Ayu: 9.4
Dena Siti Rohyati: 8.7
Thalia Ivanka Elizabeth: 9.3
Novinta Dhini: 9.0
Jennifer Rachel Natasya. 8.7
Beby Chaesara Anadila: 9.5
Jessica Veranda: 9.9
Rica Leyona: 9.7
Ghaida Farisya: 9.6
Priscillia Sari Dewi: 9.0
Rezky Wiranti Dhike: 9.3
Frieska Anastasia Laksani: 9.2
Delima Rizky: 9.0