Thursday, January 16, 2014

Review Bus TransJakarta Baru serta Kritik pada PT TransJakarta

15 Januari 2014, bertepatan dengan 10 Tahun Busway TransJakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meresmikan pengoperasian 30 bus yang dibeli dari Cina. Bus-bus ini akan dioperasikan di 2 Rute Express gemuk yang selalu menuai caci maki penumpang karena lamanya bus, Express Pulogadung-Bundaran Senayan dan Express Kalideres-Bundaran Senayan. Bus-bus TB yang sebelumnya melayani dua rute ini akan dimaksimalkan untuk melayani Rute Utama Koridor 2 Harmoni-Pulogadung dan Koridor 3 Harmoni-Kalideres (Ya, Harmoni-Kalideres karena hampir semua bus koridor 3 berputar di Harmoni, tidak di Pasar Baru)

Penampakan Bus TransJakarta Baru

Dari luar, bus-bus baru ini memiliki Karoseri yang sama dengan bus-bus Inobus yang beroperasi di koridor 12 (Tj. Priok-Pluit). Bus yang telah lama dinanti pengguna Koridor 2 dan 3 ini adalah bus-bus gandeng. Hal ini cukup membuat saya garuk-garuk kepala karena mayoritas halte Koridor 2 dan Koridor 3 adalah halte satu pintu.

Hal lain yang cukup membingungkan adalah kurangnya petugas di bus. Dalam perjalanan pertama saya dengan TJ0006 (ya, kode barunya karena operatornya adalah pengelola TransJakarta sendiri adalah TJ), hanya ada satu onboard di bus ini. Hal ini cukup merepotkan karena onboard ini ada di area Wanita sehingga saya kesulitan untuk menanyakan operasional bus ini. Tahu sendiri wanita pengguna Traja sangat protektif dengan area mereka. Cukup terbukti dengan tweet para pengguna twitter yang mengeluhkan adanya laki-laki di area wanita. Saya pun jadi segan maju ke depan untuk bertanya pada onboard karena saya yakin pasti wanita-wanita yang sedang ada di situ pasti akan mencap saya predator seks, peleceh, pemerkosa, atau istilah-istilah lainnya.

Saya menaiki TJ0006 dari Halte Karet mengarah ke Sarinah. Kesan saya, busnya sama persis dengan bus Inobus yang pernah saya naiki saat bus koridor 12 di BKO kan ke koridor 9. Di halte-halte 1 pintu seperti Setiabudi dan Tosari serta mayoritas halte koridor 2 dan 3, bus berhenti hanya di pintu bus paling depan. Hal ini bertolak belakang dengan DAMRI yang melayani Koridor 1. Saat berhenti di Halte 1 pintu, DAMRI lazimnya akan berhenti di pintu tengah. Pengecualian biasanya hanya di Halte Masjid Agung arah Kota.Tentu saja ini akan merepotkan saat jam puncak. Apalagi dengan adanya area wanita, sudah bisa dipastikan akan ada laki-laki yang kelewatan turun di halte-halte 1 pintu karena pasti akan dimarahi wanita begitu melewati batas stiker area wanita

Bila anda penumpang laki-laki, pastikan tidak melewati batas ini kecuali anda ingin dianggap kurang ajar oleh penumpang wanita
Selain itu, info audio sama sekali tidak aktif di bus-bus baru ini. Cukup disayangkan karena banyaknya bus yang hanya memiliki 1 onboard serta hanya berhenti di pintu depan akan berpotensi membingungkan penumpang yang tidak familiar dengan rute. Tadi saja, saat di Dukuh atas sangat banyak penumpang arah Kota yang masuk dari pintu belakang karena tak adanya petugas di belakang untuk menginfokan jurusan bus. LED di depan bus pun tidak diaktifkan. Wajar saja penumpang banyak yang keliru.

Hal ini adalah cermin dari tidak profesionalnya dan ketidakmampuan PT TransJakarta sebagai operator bus. Mulai dari petugas yang kesannya "hanya ada" sebagai formalitas, penempatan petugas yang keliru (setidaknya tempatkan dia di pintu tengah agar penumpang Laki-Laki juga memiliki akses informasi tanpa harus dicap brengsek oleh wanita), sampai tidak diaktifkannya Informasi Audio Visual demi kemudahan penumpang. Mentang-mentang busnya dihibahkan ama Pemprov bukan berarti kalian seenaknya saja dengan penumpang. Kasian tuh tadi penumpang yang mau ke Kota harus terbirit-birit keluar karena teriakan 1 petugas tidak sampai ke pintu belakang.

Setelah turun dari Sarinah, saya berputar kembali ke arah Bundaran Senayan dan cukup beruntung mendapatkan TJ0005 dengan 2 orang petugas. Dari petugas ini saya dapatkan informasi bahwa Rute Express sekarang beroperasi sesuai dengan operasional TransJakarta. Walau begitu, saya masih ingin konfirmasi sebelum saya menyatakan bahwa Rute Express beroperasi 17 Jam seperti Rute Utama.

Tidak banyak yang bisa saya katakan dari perjalanan kedua saya dengan TJ0005. Saya hanya melihat-lihat interior bus. Mendapati ada kamera CCTV dan sebuah perubahan kecil untuk lampu peringatan Pintu akan terbuka. Kalau Traja ZhongTong pada umumnya adalah lampu merah yang berkedip-kedip, untuk Traja baru ini adalah lampu Halogen yang berkedip-kedip dan menyala selama pintu terbuka.
Lampu Halogen penunjuk jalan keluar?
Setelah beberapa Halte saya mencoba duduk di kursi. By god, kursinya gak nyaman sama sekali. Memang kursi busa, tapi entah kenapa kursinya keras. Lain kali saya berdiri saja deh daripada pantat saya rata.

Akhir kata, saya sendiri memandang skeptis pengoperasian bus-bus ini akan berdampak signifikan pada waktu tunggu. Terlebih karena koridor gemuk yang sering dikeluhkan, kor 6, tidak mendapatkan Jatah Penambahan Armada. Dari Informasi koran Kompas 16 Januari 2014, Penambahan Armada akan dilakukan sebagai berikut:

- Penambahan 30 Armada untuk Koridor 2 dan 3 [Sudah Dilakukan]
- Penambahan 29 Armada untuk Pinang Ranti-Grogol [22 Januari 2014]
- Penambahan 15 Armada untuk PGC-Ancol [28 Januari 2014]
- Penambahan 15 Armada untuk Koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni [28 Januari 2014]
(sumber: Kompas 16 Januari 2014)

1 hal lagi yang mengganggu saya adalah fakta bahwa sudah ada bus TransJakarta baru yang bermasalah di Traffic Light Sarinah. Padahal sewaktu berita pembentukan PT TransJakarta, a certain transportation expert mendukung sambil mencela operator yang saat ini mengoperasikan TransJakarta mengenai banyaknya bus yang mogok. Kalau di hari kedua saja sudah ada yang trouble, bagaimana nanti setelah 1-2 bulan? Apakah perkataan pakar Transportasi ini akan terbukti dengan tidak ada Traja dalam pengelolaan PT TransJakarta yang mogok? atau akan sama saja dengan zaman pengelolaan operator BMP, TMB, dkk?

Sekian dari saya. Seandainya ada yang ingin menyanggah silahkan tinggalkan di bagian komentar bawah, atau langsung mention saya di @Radityo_Utomo

- Radit - 

Saturday, November 02, 2013

Rute untuk ke Venue Handshake Festival JKT48




Mengingat tempat pelaksanaan Handshake Festival yang berada di luar “Markas” JKT48, fX Sudirman F4. Berikut saya akan berbaik hati memaparkan rute yang harus ditempuh untuk mencapai Venue Handshake Festival yang bertempat di Epicentrum Walk, Kuningan.

Rute yang saya jelaskan di sini akan dimulai dari “Markas” JKT48, fX Sudirman (selanjutnya hanya akan disebut “Markas”). Ada 2 moda transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai Epiwalk
1.      Mengunakan Busway

a.       Dari Markas, berjalan menuju halte busway Gelora Bung Karno.
b.      Naik Rute arah Kota (Bus Gandeng)



Bus Koridor 1 (Blok M - Kota)



c.       Berhenti di Halte Dukuh Atas 1
d.      Menggunakan Skywalk, Transit ke Dukuh Atas 2. Bila ragu, tanyakan pada petugas: “Arah Ragunan ke mana, bang?”
e.       Dari Dukuh Atas 2, Antrilah di dua pintu paling kiri ketika selesai Transit. Sekali lagi, bila ragu, jangan malu bertanya.
f.       Naik bus Arah Ragunan, turun di Halte GOR Soemantri.

Bus Koridor 6 (Dukuh Atas - Ragunan)

g.      Keluar Halte. Pastikan anda berada di sisi jalan yang sama dengan  Plaza Festival dan Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC)
h.      Berjalanlah menuju jalan yang ada di Antara Plaza Festival dan RS MMC (Jalannya berwarna Kuning Merah, tidak akan salah)
i.        Ikuti Jalan sampai ke Bundaran, lalu di bundaran tersebut belok kiri.
j.        Epicentrum Walk akan berada di sebelah kiri anda. Tepatnya setelah gedung Bakrie Tower
k.      Di area ini cukup banyak security. Jadi kalau anda tersesat, bisa bertanya

Berikut saya Lampirkan peta jaringan busway bagi yang ingin mencari rute sendiri

Peta Jaringan Busway. Untuk menggunakan silahkan Save as dan perbesar :)



2.      Menggunakan Kopaja

a.       Untuk yang lebih gampang, dari depan Markas bisa langsung menggunakan Kopaja S66 jurusan Manggarai Blok M

Kopaja S66 (Blok M-Manggarai)

b.      Naik bus, minta sama kernet untuk di turunkan di depan Plaza Festival
c.       Gunakan Jembatan Penyebrangan untuk menyebrang jalan, lalu ikuti petunjuk 1 (h-k)

Peta Lokasi (maaf saya tidak begitu mahir menggunakan Paint/PS)

SPECIAL UNTUK PARA FANS REGIONAL CIBINONG DAN BEKASI
Karena saya sudah beberapa kali menemukan fans yang berada satu bis dengan saya ketika pulang event JKT48, saya memberikan rute spesial untuk para fans 2 regional ini

  •  Dengan Menggunakan APTB 05 (Cibinong – Grogol)  dan APTB 07 (Bekasi – Tanah Abang) yang dioperasikan oleh Mayasari Bakti. Bisa juga menggunakan Rute Bekasi - Bundaran HI yang dioperasikan oleh PPD


 
Bus Bekasi-Tanah Abang (Biru Tua) dan Bus Bekasi-Bundaran HI (Biru Muda)
Bus Cibinong - Grogol
  • Turunlah di Halte Kuningan Barat
  • Dengan Menggunakan Skywalk, lakukan Transit ke Halte Kuningan Timur
  • Lanjutkan Perjalanan dengan  TransJakarta Koridor 6, turun di GOR Soemantri. 
  • Ikuti Petunjuk 1 (h-k)


Kalau punya pertanyaan, silahkan tinggalkan Komentar di bawah, atau di twitter saya (@Radityo_Utomo).  Sebisa mungkin saya akan bantu.

-Radit-

UPDATE 

Untuk pertanyaan-pertanyaan berikutnya silahkan tujukan ke Twitter Saya (@Radityo_Utomo) karena sebentar lagi saya akan berangkat ke Epiwalk dan tidak memiliki akses ke laptop dan blog ini :)

Wednesday, October 16, 2013

Info terbaru: Handshake Nasional JKT48

Hari ini, 16 Oktober 2013, Insbreak Indonesia selaku Event Organizer Konser JKT48 di Medan, melalui Akun Twitter mereka (@insbreak_team), mengumumkan salah satu rangkaian acara yang sudah ditunggu pengumumannnya oleh para fans, mengenai pelaksanaan Handshake Nasional. Berikut screen capture dari pengumuman tersebut.





Kicauan ini direspon oleh 2 akun, tanggapan mereka mereka cukup menarik


Berikut analisis saya dari screen capture yang saya sediakan.
  1. Benar saja prediksi awal saya. event Handshake Nasional adalah event terikat yang membarengi konser JKT48. Oleh karena itu, event ini ada bila ada konser di kota tertentu
  2. Bagi para pemegang tiket Tiket konser tapi tidak memiliki tiket Handshake, di lokasi pelaksanaan akan disediakan penjualan album yang disertai tiket HS sebagai bonus.
  3. Event Handshake ini adalah rangkaian acara konser JKT48 HORAS!!! bersama dengan Meet and Greet. 
Ada beberapa hal yang menggangu
  • Apakah mungkin bagi fans yang TIDAK memiliki tiket konser untuk ikut berjabat dengan para member?
  • Apakah semua member yang tersedia akan hadir dalam acara handshake? atau hanya para member yang terpilih untuk mementaskan konser?

Saya akan mencoba menjawab satu per satu pertanyaan di atas.

Untuk yang pertama. KEMUNGKINAN BESAR para fans yang HANYA memiliki Tiket Handshake tidak akan diizinkan untuk masuk ke lokasi. Jadi, misalkan ada waktu setelah para pemegang tiket konser selesai, barulah yang hanya memiliki tiket Handshake diizinkan untuk masuk. Saya belum mencari tahu berapa kuota untuk konser (berapa jumlah tiket VIP, Tribun, Festival), tapi yang jelas, saya meragukan bahwa pemilik tiket Handshake yang tidak menonton konser akan mendapat kesempatan untuk ikut event Handshake Nasional


Fakta menarik: Pada Handshake Individual untuk Single Yuuhi wo Miteiruka/Apakah Kau Melihat Mentari Senja 14 September lalu, cukup banyak fans yang tiketnya hangus karena kehabisan waktu di Antrian untuk verifikasi

Untuk yang ketiga, saya 99,9 persen yakin bahwa yang akan hadir dalam event ini HANYALAH 16 member terpilih untuk konser. Jadi harapan bahwa fans akan bersalaman dengan semua member bisa dibilang hanya harapan. Kemungkinan untuk terealisasinya Handshake nasional dengan 49 Member JKT48 di event ini hampir tidak mungkin terjadi.

Sekiranya itu saja yang bisa saya sampaikan terkait dengan pengumuman terbaru ini. Seperti biasa, saya terbuka untuk diskusi baik di bagian komentar di bawah, ataupun di mention twitter saya (@Radityo_Utomo). Seandainya ada info yang berbeda, atau info tambahan, tinggalkan saja mention atau komentar dan saya akan update post ini. 

Terima Kasih atas kesediaannya membaca tulisan saya 

-Radit-

Wednesday, October 09, 2013

Handshake Nasional JKT48


Di acara Kreas11ndonesia milik Global TV pada tanggal Selasa, 8 Oktober 2013, Kinal, kapten tim J dari grup idola JKT48 melalui sebuah wawancara mengumumkan bahwa mereka akan melaksanakan Event Handshake Nasional di Kota Medan, Sumatera Utara, berbarengan dengan Konser "JKT48 Horas!!!" di Medan. Berikut cuplikan pernyataan dari Kapten Kinal dari Tribunnews[1]:

"Kami lagi sibuk konser keluar kota. Dan kami juga mau ada handshake nasional. Dua minggu ke depan kami akan ada acara di Medan, tanggal 19 (Oktober). Di sana juga akan jadi tempat handshake nasional pertama ya," ucap Kinal

Pengumuman ini diharapkan menjawab pertanyaan banyak fans mengenai pelaksanaan kegiatan ‘Jabat Tangan’ bersama para member berskala nasional. Walau begitu, beberapa fans, termasuk saya sendiri, memandang skeptis event ini. Saya akan menjelaskan kenapa, dalam pandangan saya pribadi, Event ini bisa memicu konflik. Tapi sebelumnya, saya akan memberi sedikit gambaran mengenai Event Handshake Nasional.

Apa itu Event Handshake Nasional?

Event Handshake Nasional adalah salah satu pembeda grup idola JKT48 dari grup-grup idola lainnya. Dengan konsep sebagai ‘idols you can meet’, JKT48 mengadopsi sistem yang mereka dapat dari sister group mereka AKB48. Sistem tersebut adalah sistem di mana sang idol bisa bertemu secara reguler dengan fans mereka. JKT48 melakukan ini dengan cara yang sama dengan sister group mereka, antara lain dengan mengadakan show secara reguler/harian di theater mereka yang berlokasi di lantai F4, FX Sudirman, sign events (tanda tangan), Handshake Individual dan yang terakhir Handshake Nasional.

Handshake Nasional dan Handshake Individual, walau sama-sama merupakan event dimana para fans bisa berjabat tangan dengan para member, memiliki satu perbedaan mendasar.

Untuk Handshake individual, para fans diperkenankan untuk berinteraksi dengan para member dalam kisaran waktu sekitar 10 detik. Selain itu, para fans diwajibkan untuk membeli tiket handshake sesuai dengan member yang mereka inginkan. Jadi, untuk setiap member, tiketnya akan berbeda.

Sedangkan untuk Handshake Nasional, para member akan berbaris dan bersalaman dengan semua fans yang memiliki tiket Handshake Nasional tanpa berinteraksi. Berinteraksi pun, akan sangat terbatas karena antrian akan terus berjalan dan tidak berhenti untuk apapun. Dalam hal ini, tiket handshake nasional merupakan bonus dari penjualan DVD album pertama JKT48, Heavy Rotation. Karena itu pula, tidak sedikit fans yang memiliki tiket ini. Satu tiket Handshake Nasional berlaku untuk semua member. Sehingga banyak fans, terutama fans dari luar Jakarta, yang berharap agar Handshake Nasional ini dapat segera dilaksanakan sehingga mereka bisa bertemu dengan ke 49 member JKT48. Harapan mereka ini tidak bisa disalahkan karena selama ini event jabat tangan yang lain, Handshake Individual, selalu dilaksanakan di FX Sudirman atau markas besar JKT48.

Misteri Handshake Nasional

Tapi, seiring berjalannya waktu,  Handshake Nasional tak kunjung dilaksanakan. Tentu saja, hal ini memancing emosi para fans yang sampai membuat tagar #MisteriHSNasional di media sosial twitter. Bahkan, dalam beberapa konser JKT48 di berbagai kota, selalu tampak sebuah spanduk besar berwarna hitam dengan tulisan putih #MisteriHSNasional. Selain itu, hampir setiap hari ada mention yang melampirkan sebuah gambar ke twitter @officialJKT48 yang mempertanyakan fungsi tiket berwarna pink yang didapat dari Album Heavy Rotation. Hal ini sudah mulai tak terkendali setelah muncul kaos yang dilabeli sama: #MisteriHSNasional.

Hal ini dilakukan para fans untuk menekan JKT48 Operational Team, atau JOT, untuk segera melaksanakan Handshake Nasional. Saat ini para fans sedang berjuang agar mereka bisa bertemu dengan para member sesegera mungkin.

Membuka berbagai Kemungkinan

Bagi para pembaca yang sudah lama mengikuti twitter saya, @Radityo_Utomo, tentu ingat bahwa pada tanggal 26 September 2013, saya pernah membahas mengenai alasan-alasan mengapa Handshake Nasional tak kunjung dilaksanakan. Yang saya kemukakan adalah berdasarkan pengamatan saya terhadap kelakuan para fans dari JKT48 itu sendiri serta berbagai pertimbangan lainnya seperti ekonomi, situasi, dan kondisi pada saat itu. Bagi pembaca yang belum mengikuti twitter saya pada saat itu, berikut penjelasan dan argumen yang saya berikan pada saat itu.

Yang pertama, Handshake nasional sangat sukar dilaksanakan karena sulitnya menentukan venue. Nanti di tentukan di Jakarta, Fans di luar Jakarta akan marah. Hal ini sudah beberapa kali terjadi. Dulu saat event kemerdekaan diumumkan, banyak komentar "Jakarta lagi, Jakarta lagi". Yang kedua, Akomodasi. Berhubungan dengan poin sebelumnya, bagaimana dengan fans yang tidak mampu beli tiket ke jakarta? Hal ini bisa menimbulkan keirian sesama fans.

Yang ketiga, Member. Seperti yang kita tahu, member JKT48 sejak saya tulis ini di twitter, tanggal 26 September, sampai sekarang sedang sakit-sakitan. Misalnya saja, Beby yang sempat vakum dari kegiatan selama 1 bulan penuh. Veranda juga pernah terpaksa diganti jadwal perform di theater di menit-menit akhir karena ia sakit, padahal ia salah satu member yang paling konsisten tampil di theater. Hal ini terjadi karena padatnya jadwal. Bayangkan bila dalam waktu dekat dilakukan Handshake Nasional. Kondisi member yang sedang tidak fit bisa memperparah kondisi mereka bila dipaksakan melakukan Handshake Nasional. Selain itu, bila ada member yang tidak hadir, bukan tidak mungkin fans member yang bersangkutan jadi kesal (cukup terbukti ketika Veranda diganti tanpa pemberitahuan. Banyak fansnya yang membully JOT dan Veranda sendiri lewat twitter)

Ketiga poin diatas merupakan poin yang sangat valid. Oleh karena itu, saya tidak terlalu menyalahkan JOT yang memutuskan menunda pelaksanaan Handshake Nasional

Kontroversi Pelaksanaan Handshake Nasional

Walau begitu, tampaknya JOT sendiri mulai terpengaruh oleh tekanan fans. Secara mendadak dan tanpa pengumuman resmi, JOT melalui Kapten Kinal mengumumkan pelaksanaan Handshake Nasional. Seperti yang disebutkan di atas, Medan menjadi kota pertama yang akan menikmati pelaksanaan Handshake Nasional. Alasan pemilihan kota tersebut, seperti yang saya kutip dari sumber yang sama:

Kota itu dipilih karena JKT 48 pernah melakukan direct selling album dan merchandise. Para penggemarnya sangat antusias dengan kehadiran mereka.

Alasan ini, menurut saya secara pribadi, adalah kebohongan yang luar biasa besar. Kenapa? Karena sesungguhnya setiap kota yang didatangi JKT48, baik itu untuk direct selling album ataupun merchandise, antusiasme fans sangat luar biasa. Tapi ini bukanlah alasan utama kenapa saya meragukan pelaksanaan Handshake Nasional.

Alasan saya meragukan pelaksanaan Handshake Nasional ini antara lain adalah sebagai berikut.

Handshake Nasional adalah event satu waktu satu tempat. Sepanjang ingatan saya, saya tidak pernah mendengar AKB48 ataupun sister-sister group 48 Girls lainnya terbang ke suatu tempat, misalnya Hokkaido atau Okinawa, untuk melaksanakan Handshake Nasional. Yang terakhir saya dengar adalah Watanabe Mayu, dan hanya dia, terbang ke Hong Kong untuk melaksanakan Handshake. Jadi, tidak pernah saya dengar seluruh Team terbang keluar dari 'kandang' untuk melaksanakan Handshake.

Bicara mengenai 'kandang', JKT48 = Jakarta 48. Saya merasa cukup aneh kalau Handshake tidak dilaksanakan di 'kandang' mereka yaitu Jakarta, melainkan berada di Medan. Terlebih, Event ini diadakan bersamaan dengan Konser mereka di Medan. Itu membuat saya berpikir, apakah Event Handshake Nasional ini adalah event yang berdiri sendiri, atau event yang terikat dengan Konser? Seandainya terikat dengan konser, apa itu berarti kota-kota yang telah di datangi JKT48 sebelumnya tidak akan mendapat kesempatan untuk berhandshake Nasional? Kota-kota seperti Jakarta, Banjarmasin, Semarang, dll.

Selain itu, dengan diadakannya Handshake Nasional di kota-kota besar tertentu, tidak tertutup kemungkinan muncul protes dari fans di kota-kota kecil seperti Cirebon atau kota-kota tidak dikunjungi. Mereka akan merasa dianak-tirikan. Selain itu, kota mana saja yang akan dikunjungi. Saya mencari info sampai ke ujung neraka tidak menemukan info kota-kota mana, selain Medan, yang akan dikunjungi.

Masalah lain, karena Konser di Medan itu biasanya hanya membawa 16 member, hal itu tentu akan mengecewakan para fans bila pada akhirnya hanya bersalaman dengan ke 16 member tersebut. Jangan lupa bahwa JKT48 terdiri dari 49 member. Bukan tidak mungkin fans di Medan ada yang mengidolakan member yang non-senbatsu seperti misalnya Sinka, Ikha, atau bahkan Trainee seperti Novi, Via, dan Sisil.

Terlepas dari sukses atau tidaknya pelaksanaan event ini, ada baiknya bila JOT tidak tertekan oleh fans dan melaksanakan Handshake Nasional di 'kandang' layaknya AKB48, SKE48, dan sister group lainnya. Memang pada awalnya terkesan tidak adil, tapi bila ditelisik, pelaksanaan event Handshake Nasional di Jakarta merupakan solusi yang paling baik karena memang JKT48 berbasis di Jakarta. Jadi untuk mengumpulkan seluruh member untuk Handshake jauh lebih gampang dibandingkan dengan melaksanakan Handshake di luar Jakarta.


Kira-kira itu saja yang saya bisa sampaikan mengenai reaksi saya terhadap Handshake Nasional yang diumumkan. Seandainya ada yang mau menyanggah, atau punya ide lain, tinggalkan komentar anda di bagian komentar di bawah. Saya terbuka untuk berdiskusi

-Radit-


UPDATE INFO HANDSHAKE NASIONAL

Setelah saya mengecek Jadwal yang tersedia di web JKT48 (www.jkt48.com). Sepertinya sudah terjawab salah satu pertanyaan diatas. Member yang akan menggelar Handshake Nasional di Medan tidak akan full team. Kenapa? Karena di Jadwal, Theater "Matahari Milikku" milik tim KIII masih akan dipentaskan.

Walaupun pementasan theater kemungkinan besar akan dilakukan oleh member-member yang, istilah kasarnya, kurang populer. Tetap saja ini sudah menyalahi aturan utama dari Handshake Nasional, yaitu seluruh member akan bersalaman dengan fans.

Dengan info ini, best case scenario untuk Handshake Nasional di Medan akan diikuti oleh 49 member- 16 member yang mementaskan theater "Matahari Milikku". Berarti kemungkinan terbaik adalah diikuti 33 member. Sementara itu, dua member JKT48 yang juga merangkap sebagai member AKB48, Nozawa Rena (Tim K) dan Takajo Aki (Tim B), juga kemungkinan tidak mengikuti event Handshake Nasional ini karena kesibukan mereka di AKB48.

Jadi dengan fakta di atas. Fans kemungkinan besar harus menerima hanya bersalaman dengan 31 member JKT48. Itupun kalau tidak dipotong lagi karena standar konser di luar kota hanya diikuti oleh 16 member.

Post ini akan saya update ketika saya sudah mendapatkan lebih banyak info.




[1] Berita diambil dari http://www.tribunnews.com/seleb/2013/10/09/jkt-48-gelar-hanshake-nasional-pertama-di-medan

Wednesday, August 28, 2013

Pajama Drive Revival Show - Reaction to Vote results

Votes are IN! Here is the line up for Pajama Drive Revival Show!






Tenshi no Shippo: 
 
Ghaida Farisya

Okay, first of all, where in the world did she come from? lol. I mean, to get from nowhere to grab the center position is not exactly easy, and given the fact she dethroned Melody, the face of JKT48, I just.... Let's just say I didn't see this coming at all.


That being said, I don't think this song is a match for her. Not to say that she sucks at it. It's just doesn't feel right, you know? Put it like, having Queen singing a Miley Cyrus type song... or for Japanese Fans, think of TM Revolution singing Doraemon opening song... hahaaa. I don't know, maybe she will surprise me.

Rica Leyona
I actually has not been doing a good job on watching how she perform on stage. She may not fit to cutey honey song like this, but she does has potential of being surprising. Still not the song I'd picture her in lol.








Nabilah Ratna Ayu
I actually predicted in the first day of voting that she will make it in to this specific song. Therefore, not a huge surprise for me to see her in this unit. I'm anxious to see how much she has improve since the last time she perform this song.

 








Pajama Drive:

Jennifer Hanna 

I have yet to see what she has to offer. Should be good to watch. If the reviews for her performance are close to the truth, she should be able to give a great performance









Beby Chaesara
 Okay, honestly, I don't think she'd make Pajama Drive, I thought she will return to her original unit in Kagami no Naka no Jeanne D' Arc. She seems to be the type of power singer like Kinal or Ghaida, so I personally don't think this is a good fit.

Still, if she pulls this off, Hats off!



  

Cindy Yuvia
Okay, I admit, I thought she'd make Tenshi no Shippo instead of Pajama Drive. She's a perfect fit for that song.

Having said that, this kid is a quick learner and I think, even if this song is not the perfect fit, she will give one of the great performance.






 


Junjou Shugi: 
 
Haruka Nakagawa 

Her Original unit in AKB48 is Pajama Drive. However, I really think she can excel in this song. Personally for me, this is her chance to prove she is not just a cute, innocent girl.





Ratu Vienny Fitrilya

My favorite Performer in KIII. I think... no... I KNOW she will give us the greatest performance of Junjou Shugi.

I definitely hope I can see this first hand! She is just that good.







Shania Junianatha 
Pretty decent. She makes the perfect complimentary performer. Not to disrespect, but I don't think she's ready to center this song.
 










Temodemo no Namida:

Before I start anything, I want to make it clear that I am overly critical of who can perform this song. So, some of you may not like what I say about the performers here.
 
Sendy Ariani
I'm not entirely sure. Maybe I set my standard based on Yukirin and Mikachi. So I am not that hyped about her selection.

One thing I am hoping for though, since she's kind of an airhead (sorry Sendy ^^'), she may learn this song enough and step up to the Mayu-Jurina level when performing this song. I have high hopes for this kid.





Stella Cornelia
Again, like Sendy, I hope she learns this song and give us the performance I know she's capable of. Not the best pick, but if she puts her heart in it enough, I know she can do well.



 






..

Kagami no Naka no Jeanne D'Arc

 
Devi Kinal Putri


Team J's Captain. I pretty much expected she made this song. Her original unit, and the fact that JKT48's version of Kagami no Naka no Jeanne D' Arc became a hot topic among overseas fans. I expect we will have the same, if not better, performance this time around with the all star team it has.




Jessica Veranda 

I actually have been dying to see her perform this song. She has always shown maturity and calmness beyond her age. I have always wondered how she would have performed this energetic song.








Rezky Wiranti Dhike 

Actually a very decent pick. Just like Ve, I have been wondering how she would perform this type of song.









Shinta Naomi


This is another all star pick, the Captain of Team KIII. Naomi's selection to this unit give us the Captain-Captain combo. I can't wait to see her perform.









Frieska Anastasia
This is a very interesting pick. Being the sister of Melody, JKT48's Center. She has always been kinda in the back and not stood out. I guess that comes naturally when your sister is the star of the team.

I personally think this will be her chance to finally shine. She just need to gain some confidence and step out of her sister's shadow






Overall: 

Interesting, I think this show will be fun and we will definitely see some member having to adjust. Kagami no Naka no Jeanne D' Arc will be the one to watch out for as far as Unit songs go, closely followed by Junjou Shugi, For individual performance, I suggest we keep an eye out for Viny as she is, right now, the best KIII performer (or maybe the entire JKT48 in that regard). That being said, I'd be keeping an eye on Frieska. This is a great opportunity for her.


-Radit-